alexametrics

Rusak Parah Dibantu Rp 15 Juta

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, WONOSOBO – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendatangi para korban bencana angin kencang di Wonosobo. Selain untuk membesarkan hati para korban, Ganjar juga berjanji akan memberikan bantuan bagi korban yang rumahnya rusak.

“Harus secepatnya, jangan ditunda. Saya sudah kepingin menerima uangnya untuk dikasihkan ke masyarakat,” terang Ganjar saat mendatangi desa di kaki gunung Sumbing, Desa Banyu Mudal, Sapuran, Selasa (29/10) sore.

Menurut Ganjar, khusus warga yang rumahnya rusak parah akan mendapatkan bantuan Rp 15 juta untuk membangun kembali rumahnya. Sementara untuk kategori rusak berat mendapatkan Rp 10 juta per rumah. “Nanti biar dibangun gotong-royong bareng masyarakat,” harapnya.

Dalam kesempatan ini, Ganjar meminta jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk selalu siap. Begitu ada potensi bencana, bisa segera menginformasikan pada masyarakat.

Baca juga:  Talud Longsor, Timpa Rumah Warga

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonosobo Zulfa AAK mengungkapkan, angin kencang melanda wilayahnya pada Minggu (20/10) lalu. Ada 9 kabupaten/kota di Jateng yang kena dampak bencana ini. “Dari sembilan itu, yang paling banyak mengalami kerusakan adalah Wonosobo,” terangnya.

Dari catatan yang dihasilkan BPBD, di Desa Banyu Mudal terdapat ratusan rumah yang rusak. Sebanyak 211 rumah masuk kategori rusak sedang. Sementara 19 rumah berat dan 50 rusak parah. “Sembilanbelas itu rusak berat alias ambrol dengan temboknya. Sementara yang 50 itu rusak parah. Di mana seluruh atapnya hilang,” bebernya.

Sementara ini pihaknya sedang mengusahakan bantuan dari pemkab. Namun tak menutup juga bantuan dari lembaga swadaya dan masyarakat serta pemerintah desa. “Insya Allah Pemkab akan menyumbang bantuan sebebsar Rp 400 juta yang diambil dari dana tak terduga,” jelasnya. (git/ton)

Baca juga:  Tanggap Bencana, Kapolres Batang Apresiasi BPBD dan Relawan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya