alexametrics

Festival Naga Air, Potensi Wisata Wilayah Selatan Wonosobo

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, WONOSOBO – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo bekerja sama dengan Pemerintah Desa Erorejo dan Desa Kumejing Kecamatan  Wadaslintang menyelenggarakan Festival Naga Air di kawasan Waduk Wadaslintang Sabtu (19/10). Kegiatan tersebut merupakan salah satu program pengembangan potensi pariwisata untuk wilayah selatan Wonosobo.

Berbagai perlombaan memeriahkan festival ini, di antaranya perlombaan melukis, lomba dayung perahu naga, lomba memancing, festival bucu pendem, dan lomba voli.

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Eko Yuwono mengatakan ke depan even promosi pariwisata seperti ini akan dilaksanakan secara rutin. Pemilihan kawasan waduk ditujukan untuk memperkenalkan potensi wisata air di wilayah Wadaslintang.

“Dengan memanfaatkan jalur wisata Erorejo-Kumejing demi mendorong berkembangnya industri pariwisata di wilayah tersebut,” katanya.

Baca juga:  Mas Mbak Wonosobo Siap Promosikan Wisata

Menurutnya, saat ini pariwisata di Wonosobo masih berfokus pada Dieng. Sementara daerah yang lain juga punya potensi yang tidak kalah menarik. Hanya saja, promosi ini dirasa masih kurang.

“Lewat even semacam ini, kita akan terus mendorong pariwisata bisa tersebar di setiap kecamatan,” terangnya.

   MANCING : Bupati Eko Purnomo saat mengikuti lomba mancing versama warga di komplek Waduk Wadaslintang.

MANCING : Bupati Eko Purnomo saat mengikuti lomba mancing versama warga di komplek Waduk Wadaslintang.

Sementara Bupati Wonosobo, Eko Purnomo  saat membuka festival mengaku bangga dan sangat mengapresiasi pelaksanaan Festival Naga Air yang juga ikut memeriahkan HUT TNI Ke-74 ini. Eko Purnomo menyampaikan agar masyarakat dan semua pihak dapat ikut berperan aktif, dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar, serta dalam menjaga kelestarian kawasan waduk sebagai salah satu daerah tujuan wisata potensial di Wonosobo.

Baca juga:  Atraksi Seni Pelajar Meriahkan Festival Kali Tuntang

“Tingkatkan kualitas infrastruktur jalan pendukung jalur wisata, serta gencarkan promosi wisata dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas event serupa,” ungkap bupati.

Pembukaan Festival Naga Air dilanjutkan dengan penebaran bibit ikan oleh bupati beserta Forkompinda, sekretaris daerah, Plt kepala Disparbud serta Camat Wadaslintang sebanyak 10.000 bibit ikan.

TEBAR BENIH : Bupati Eko Purnomo melepas ratusan benih ikan di sekitar Waduk Wadaslintang.
TEBAR BENIH : Bupati Eko Purnomo melepas ratusan benih ikan di sekitar Waduk Wadaslintang.

Dilanjutkan pelepasan lomba dayung perahu naga yang diikuti oleh 75 perahu. Dan pembukaan lomba memancing yang diikuti 340 pemancing.

“Kita harap, even semacam ini akan terus berkembang. Sehingga bisa mengangkat seluruh potensi yang kita miliki,” pungkasnya. (git/adv/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya