alexametrics

Tutup Jalan Truk Galian C

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, WONOSOBO – Ratusan warga Dusun Sontonayan, Desa Kapencar, Kecamatan Kertek menggeruduk dan menutup jalan menuju lokasi tambang galian C, Kamis (10/10). Hal tersebut dilakukan karena warga merasa geram dengan adanya galian C ilegal di wilayah tersebut.

Salah satu warga Dusun Sontonayan, Desa Kapencar, Kecamatan Kertek, Tuhyono mengatakan, warga Dusun Sontonayan tidak setuju dengan adanya tambang galian C di wilayah ini. Alasannya karena penambangan galian C ini mengganggu aktivfitas para petani. “Jalan yang dilewati penambang ini adalah jalur aktivitas para petani, jadi sangat mengganggu. Selain itu, dampak adanya galian C itu adalah merusak lingkungan,” jelasnya saat ditemui dilokasi.

Lebih lanjut dikatakannya, dampak galian C ini mulai dirasakan salah satunya adalah berkurangnya debit air di Dusun Sontonayan. Warga juga merasa khawatir apabila terjadi bencana maka yang pertama kali terdampak adalah Dusun Sontonayan.

Baca juga:  Satu Dusun Terancam Banjir

“Sudah pernah terjadi banjir hingga ke lahan pertanian dan jalan. Kalau galian C ini diteruskan dan terjadi banjir yang lebih parah, maka Dusun Sontonayan yang akan pertama kali terkena,” tuturnya.

Oleh karena itu, warga Dusun Sontonayan berkomitmen menolak adanya tambang galian C di Sontonayan dengan menutup akses jalan menuju tambang. Penutupan ini, sebenarnya sudah empat kali dilakukan, namun terus dirusak oleh pihak penambang.

“Awalnya aktivitas penambangan terjadi pada tahun 2014, tetapi warga menolak dan menutup jalan menuju tambang. Hingga sekarang warga sudah menutup sebanyak 4 kali ini karena terus dirusak,” jelasnya. (git/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya