alexametrics

Difabel Dilatih Bengkel Kursi Roda

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, WONOSOBO–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo terus mendorong partisipasi masyarakat dalam mewujudkan Kota Ramah HAM. Salah satunya melalui peran para penyandang disabilitas lewat sejumlah pelatihan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Wonosobo Muawal Soleh menjelaskan, untuk menyamakan persepsi mengenai hak-hak penyandang disabilitas perlu ada transfer teknologi dan sosialisasi. Khususnya tentang produk dan kualitas kursi roda bagi para penyandang disabilitas.

Menurutnya, dengan melalui sistem layanan kursi roda yang partisipatif dan didukung perencanaan penganggaran dari pemerintah akan mendorong terwujudnya sistem pelayanan yang inklusif dan partisipatif di wilayah Kabupaten/Kota. “Harusnya ini menjadi komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo terhadap akses bagi penyandang disabilitas,” katanya dalam Advokasi dan Fasilitasi bagi Penyandang Disabilitas dan ToT (Training of Trainers) Bengkel Kursi Roda yang dilangsungkan di Hotel Khresna.

Baca juga:  Libatkan para Difabel, Pelanggannya Sampai Lombok

Dalam acara yang dihadiri Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo ini, juga diserahkan bantuan alat bantu jalan pada sejumlah penyandang disabilitas. Yakni 26 unit kursi roda khusus, 5 unit walker, serta 5 unit kruk.

Agus merasa bantuan sosial seperti ini memang sangat diperlukan bagi mereka para penyandang disabilitas yang seharusnya mendapatkan perhatian karena berkebutuhan khusus. Dengan bantuan tersebut diharapkan bisa membantu dan mempermudah para penyandang disabilitas untuk menjalani aktivitasnya. (git/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya