Sediakan Elpiji Portable untuk Pendaki Gunung

215
DIJUAL UMUM : Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo saat meresmikan Sales Point Bright Gas Can di Basecamp pendakian Gunung Prahu via Patak Banteng, Kamis (5/9) sore.(Sigit Rahmanto/RADARSEMARANG.ID)
DIJUAL UMUM : Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo saat meresmikan Sales Point Bright Gas Can di Basecamp pendakian Gunung Prahu via Patak Banteng, Kamis (5/9) sore.(Sigit Rahmanto/RADARSEMARANG.ID)

RADARSEMARANG.ID, WONOSOBO – Para pencinta alam dan pendaki gunung kini tak perlu repot ketika ingin membawa kompor untuk memasak di kawasan dataran tinggi Dieng. PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) IV Wilayah Jawa Tengah dan DIY meluncurkan produk bahan bakar elpiji dalam kaleng Bright Can yang bisa digunakan untuk kompor portable.

Marketing Branch Manager Pertamina DIY dan Surakarta Teuku Johan Miftah mengungkapkan, Bright Gas Can seberat 220 gram ini mempunyai ukuran kemasan yang minimalis, sehingga produk ini sangat cocok untuk para pendaki. Pertamina juga menggandeng UMKM lokal untuk memasarkan Bright Can di Dieng. Satu kaleng Bright Can dijual seharga Rp 20.000.

“Dengan adanya Bright Gas Can ini, para pendaki menjadi lebih praktis membawanya ke puncak gunung untuk keperluan memasak di atas,” katanya saat meresmikan Sales Point Bright Gas Can di Basecamp pendakian Gunung Prahu via Patak Banteng, Kamis (5/9) sore.

Selama dua bulan terakhir Pertamina telah melakukan uji pasar di lokasi yang sama. Hasilnya mampu terjual hingga 1.440 kaleng.

Ia menyampaikan melihat tingginya jumlah wisatawan di Dieng, Pertamina berkomitmen untuk menyediakan bahan bakar elpiji yaitu Bright Can tersebut untuk memudahkan para pencinta alam yang membawa kompor gas portable. Selain komitmen penyediaan tersebut, Pertamina juga berharap dapat mengedukasi masyarakat untuk menggunakan bahan bakar elpiji nonsubsidi dengan merek dagang Bright Gas. Produk elpiji nonsubsidi Bright Gas juga tersedia dalam ukuran 12 kilogram dan 5,5 kilogram. (git/ton)