alexametrics

Perempuan Afganistan Belajar di Wonosobo

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, WONOSOBO – Warga Desa Ngadikusuman, Kecamatan Kertek, Rabu (31/7) menerima kunjungan perwakilan Kementerian Urusan Perempuan Republik Islam Afganistan. Mereka datang ke Wonosobo untuk belajar tentang industri rumahan sebagai upaya pemberdayaan ekonomi perempuan.

“Selain itu juga untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dari adanya industri rumahan yang selama ini sudah dibina. Kebetulan Wonosobo menjadi salah satu pilot project oleh Kementerian PPPA industri rumahan, yaitu di Desa Ngadikusuman dan Desa Pagerejo Kecamatan Kertek,” kata Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Wonosobo Dyah Retno Sulistyowati

Para perempuan Afganistan ini ingin belajar pengembangan industri rumahan bagi kaum perempuan seperti yang banyak berkembang di Indonesia. Sebab budaya patriaki di Afganistan selama ini membuat kaum perempuan kurang bisa mengembangkan diri.  “Di Afganistan perempuan hanya membuat anyaman untuk karpet, itu saja untuk hantaran pernikahan. Intinya keikutsertaan perempuan industri rumahan di Afganistan memang belum sebanyak di Indonesia, maka mereka ingin belajar itu dari Indonesia,” jelasnya. (git/ton)

Baca juga:  Pemkab Wonosobo Dekatkan Pelayanan ke Desa

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya