Replika Pancasila Diarak dan Dijamas di Sendang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Ratusan warga Dusun Karangjoho, Desa Samban, Bawen menggelar Grebeg Gunung Kendalisodo Minggu (7/8). Tradisi rutin tersebut dilaksanakan setiap tahun pada tanggal 10 Muharram atau suro.

Warga membawa tumpeng berisi buah-buahan dan sayuran serta replika Pancasila untuk diarak. Setelah selesai tumpeng akan diperebutkan warga. Arak-arakan berakhir di salah satu sendang di dusun Karangjoho. “Ini bentuk syukur kepada Tuhan. Sehingga di tahun depan bisa diberi keselamatan serta kemakmuran,” kata Juru Kunci Sendang Cupumanik Astagina, Rabin.

Sebelum arak-arakan, ada ritual khusus. Salah satunya membersihkan diri di sendang tersebut. Ritual dilakukan semata-mata untuk perantara mensyukuri apa yang sudah diberikan Tuhan.

Tradisi Grebeg Gunung Kendalisodo ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan secara turun temurun. Dilaksanakan setiap tanggal sepuluh suro. “Karena tanggal sepuluh suro merupakan tanggal kemenangan,” ujarnya.

Baca juga:  Bejat! Oknum Guru di Ungaran Cabuli Siswinya

Puncak dari tradisi tersebut yakni penjamasan replika Pancasila di Sendang Cupumanik Astagina. Penjamasan tersebut dilakukan dengan harapan Indonesia terutama masyarakat Karangjoho bisa terbebas dari segala penyakit.  “Tadinya tumpeng dan pancasila diarak dari Dusun Kerban menuju ke Dusun Karangjoho dan ada penampilan kesenian jarang kepang,” ujarnya.

Rabin berharap setelah dilakukan tradisi grebeg, kondisi masyarakat berangsur normal. Pandemi cepat pulih dan kegiatan masyarakat dusun maupun Indonesia bisa kembali seperti semula. “Ini doa kami semoga dikabulkan,” tambahnya. (nun/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya