alexametrics

Longsor Tutup Akses Dua Desa

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran –  Puluhan warga bersama TNI/Polri, relawan BPBD mulai membersihkan material akibat longsor di Desa Wirogomo, Kecamatan Banyubiru. Ada dua titik longsor di Dusun Tlumpak dan mengakibatkan akses jalan tertutup.

Setidaknya enam dusun terdampak longsor akibat curah hujan tinggi Senin (6/6). Yakni Tlumpak, Kendal Nduwur, Kendal Ngisor, Krajan Kidul, Keningar dan Pule. Dusun Tlumpak dan Keningar merupakan dusun yang paling parah.

“Akses jalan sempat tertutup di Dusun Tlumpak dan Keningar. Tapi kalau lahan perkebunan warga yang paling parah terdampak ada di Dusun Kendal Nduwur,” kata Kepala Desa Wirogomo, Suwiqnyo.

Akses jalan di dusun Tlumpak merupakan akses keluar masuk Desa Wirogomo serta akses penghubung antara Desa Wirogomo dengan Desa Sepakung. Untuk kerugian hanya material tanah merusak pagar warga dan menutupi halaman depan rumah Untuk ladang di Kendal Nduwur ada sekitar 3 hektare dan diperkirakan merugi hingga Rp 200 juta. “Ladang tersebut merupakan mata pencaharian pokok warga setempat,” ujarnya.

Baca juga:  UMKM Kabupaten Semarang Terima Bantuan Tunai Rp 200 Ribu Selama Dua Bulan

BPBD Kabupaten Semarang menurunkan alat berat beserta relawan. Namun alat berat masih berada di Dusun Kendal Nduwur. Untuk wilayah Desa Wirogomo merupakan wilayah rawan longsor karena berada di lereng pegunungan. “Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan penghijauan di wilayah Wirogomo,” tambah Suwiqnyo. (nun/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya