alexametrics

Pengrajin Kesulitan Bahan Baku

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN – Normalisasi kawasan Rawa Pening ternyata berdampak pada pengrajin eceng gondok. Mata pencaharian mereka hilang, akibat eceng gondok yang dibersihkan.

Meski begitu, sejumlah pengrajin masih tetap bertahan. Salah satu Chomsah warga Dusun Donosari, Desa Tegaron, Ambarawa. Sebagai pengrajin eceng gondok ia terimbas adanya normalisasi Rawa Pening. Apalagi pembersihan tidak ada sosialisasi dengan warga sekitar.

“Ngenes. Sekarang bisa panen tapi kualitas eceng gondok kurang bagus,” akunya.

Warga sekitar tidak mengetahui adanya pembersihan di Rawa Pening. Meski begitu, ia menilai normalisasi Rawa Pening ada plus minusnya. Normalisasi membuat Rawa Pening bersih dari sampah. Tapi jika semua eceng gondok dibersihkan petani dan pengrajin eceng gondok menangis.

Baca juga:  Antrean Pemudik di Rest Area Capai 3 Km

“Kalau bahan baku habis, bagaimana mau produksi,” tambahnya.

Eceng gondok Rawa Pening memiliki kualitas bagus. Dengan tekstur batang tebal sehingga dijadikan kerajinan bisa tahan lama. Kerajinan eceng gondok menjadi salah satu produk kerajinan andalan di Kabupaten Semarang.

“Produk UMKM dari Kabupaten Semarang yang paling banyak peminatnya kerajinan eceng gondok,” kata UMKM Center Kabupaten Semarang Kisnarko. (nun/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya