alexametrics

Warga Penawangan Tolak Penambangan Meterial untuk Bendungan Jragung

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pringapus – Warga Desa Penawangan, Pringapus lakukan aksi penghadangan peninjauan lokasi penolakan rencana pertambangan untuk proyek strategis nasional Bendungan Jragung. Warga melakukan aksinya dengan membentangkan berbagai poster penolakan dan orasi.

Salah satu warga Parnyo mengatakan mengatakan warga tidak akan menjual tanah ini dengan harga berapapun dan menolak segala bentuk skema ganti rugi. Selain tuntutan dalam aksi tersebut, bapak Parnyo selaku warga juga berharap pemerintah bisa menghormati segala keputusan warga. “Sawah ini kan ladang mencari makan kami. Sehingga kami menolak,”tegasnya. Rabu (25/5).

Sekitar 200 warga ikut turun ke lokasi untuk menyuarakan penolakan. Penolakan oleh warga Penawangan dilakukan karena lokasi yang akan ditambang adalah persawahan milik warga dan tanah bengkok yang mengandung banyak mata air yang menjadi sumber penghidupan warga selama ini.

Baca juga:  Hore! Pemkab Kendal Bakal Beri Pinjaman Tanpa Bunga untuk UMKM

Selain itu, penambangan ini juga dikhawatirkan akan menimbulkan kerusakan lingkungan Desa Penawangan untuk kedepannya. Ia mengatakan tuntutan warga mulai penghentian semua rencana penambangan di Desa Penawangan, menolak aktivitas peninjuan, menolak menjual sawah, menolak segala bentuk negosiasi dalam bentuk apapun, hingga mendesak pemerintah menghormati keputasan warga.“Tidak ada negosiasi. Kita berharap pemerintah menghormati,”lanjutnya.

Adetya Pramandira selaku staff advokasi Walhi Jawa Tengah menambahkan Desa Penawangan yang akan dijadikan lokasi tambang berada kurang lebih 10 kilometer. Rencana Lokasi yang akan ditambang seluas 51,78 Ha yang semuanya merupakan sawah warga dan bengkok.

Penambangan ini merupakan buntut dari rencana pembangunan waduk Jragung yang membutuhkan material bahan urug, yang rencananya akan diambil dari Desa Panawangan. “Warga dalam aksinya memiliki hal untuk memperjuangkan lingkungannya. Ini berkaitan dengan generasi saat ini dan mendatang,”pungkasnya. (ria/bas)

Baca juga:  Tak Mau Kecolongan, Polres Semarang Perketat Tempat Wisata

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya