alexametrics

Perlintasan Rel KA Ditutup, Warga Protes

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ambarawa – PT KAI menutup permanen perlintasan rel Kereta Api (KA) Wisata di Desa Lodoyong, Ambarawa. Dengan memasang besi  yang dilas di kedua tepi rel.

Penutupan buntut insiden kecelakaan kereta wisata dengan minibus. Sehingga akses jalan dari RSUD Ambarawa menuju Lapangan Besar Jenderal Sudirman tertutup. Sikap sepihak PT KAI menimbulkan protes warga.  Puluhan warga mendatangi lokasi dan meminta penutup palang dibongkar. Sebab, jalur tersebut merupakan akses menuju RSUD Ambarawa.

Setelah protes berjam-jam, akhirnya PT KAI membuka penutup palang sekitar pukul 17.00 WIB. Warga minta PT KAI tidak sepihak dalam mengambil keputusan. “Kenapa ada kecelakaan, langsung main tutup. Kan bisa dicarikan solusinya. Sejak dulu warga biasa melintas tidak masalah,” kata warga sekitar Jundan Setyawan.

Baca juga:  Khawatir Gempa Susulan, Warga Pojoksari Ambawara Masih Bertahan di Tenda Darurat

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening menyayangkan sikap sepihak PT KAI. Harusnya ada koordinasi kepada Pemkab Semarang dan dengan masyarakat sekitar. “Jangan asal main tutup. Jangan sepihak,” tegasnya.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro mengaku penutupan perlintasan agar tidak lagi terjadi kecelakaan. Perlintasan tanpa palang tersebut membahayakan bagi pengguna jalan maupun penumpang kereta api wisata. “Bahaya bagi pengguna jalan maupun bahaya bagi penumpang wisata KA termasuk kru KA yang berdinas,” akunya. (ria/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya