alexametrics

Pusat UMKM Senilai Rp 7 Miliar Beroperasi Akhir Tahun

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN – Pembangunan Pusat Layanan Tata Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT KUMKM) Kabupaten Semarang ditarget beroperasi November 2022. Pembangunan dengan anggaran Rp 7 Miliar tersebut berlokasi di bekas gedung PIKK di Lopait, Tuntang.

Pusat kegiatan dan pengembangan usaha kecil dan koperasi dibangun dengan dana alokasi khusus (DAK) 2022. Deputi Menteri Koperasi UKM Kewirausahaan, Siti Azizah mengatakan desain pembangunan PLUT UMKM oleh Kepala Diskumperindag Kabupaten Semarang, Heru Cahyono. Dengan desain menarik dan cocok untuk pengembangan usaha kecil dan menengah.

“Ini bisa menjadi pilot project pengembangan PLUT UMKM di tanah air,” katanya.

Ia menambahkan PLUT KUMKM telah dikerjakan sejak tahun 2013. Dimana usaha mikro kecil dan menengah dinilai memberikan sumbangan yang signifikan bagi perekonomian Indonesia. Termasuk Indonesia saat menghadapi krisis dan pandemi Covid-19. Nantinya gedung tersebut bisa dimanfaatkan untuk ruang pamer dan pengembangan aneka produk UMKM. Selain itu juga bisa menjadi tempat temu bisnis antara buyer dan seller.

Baca juga:  Pria yang Ditemukan Tewas di Sungai Tuntang Gendong Tas Berisi Dua Batu Besar

“Untuk pusat kegiatan UMKM di Kabupaten Semarang ditargetkan rampung akhir November tahun ini,” tambahnya.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha berterima kasih atas dukungan dalam pengembangan usaha kecil dan menengah di Kabupaten Semarang. Pihaknya juga sudah menggagas pembuatan rumah kemas. Tujuannya untuk menjamin mutu produk olahan UKM dengan kemasan yang baik.

“Jadi bisa saja nanti makanan gecko kambing dapat diawetkan dengan kemasan yang baik. Sehingga bisa tahan lama,” tambahnya. (cr5/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya