alexametrics

TPA Overload, PKK Aktifkan Bank Sampah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kabupaten Semarang sudah overload hingga 75 persen. Kondisi tersebut membuat ibu-ibu PKK Kecamatan Bergas mengaktifkan kembali bank sampah. Daur ulang sampah terus dilakukan dan ternyata bisa mengurangi sampah serta mendapatkan keuntungan ekonomis.

Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Semarang Dwi Kuspriyati mengatakan kondisi TPA Blondo sudah overload. Sehingga membutuhkan sinergitas semua pihak agar bisa bersama mengatasi persoalan sampah. Terlebih selama ini sampah rumah tangga jumlahnya sangat banyak.

“Kami berharap setiap PKK bisa mengaktifkan kembali bank sampah. Jadi semua bersama mengatasi masalah sampah,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Baca juga:  Tak Kuat Nanjak, Truk Kontainer Ngglondor Sapu Tiga Kendaraan

Ia menambahkan, di Desa Randugunting, Kecamatan Bergas memiliki tiga bank sampah. Bank sampah dikelola ibu-ibu PKK dan telah berjalan sejak tahun 2020. Hasilnya tidak hanya sampah berkurang, tetapi bisa menghasilkan. “Ibu-ibu jadi mempunyai penghasilan tambahan sendiri dari mengolah sampah. Simbiosis mutualisme dan kegiatan yang positif,” tambahnya.

Ketua kelompok kerja bank sampah Maju Jaya Randugunting Supriyati mengaku bank sampah berdiri februari 2020. Setelah mendapatkan sosialisasi kelompok Bintari untuk pengelolaan sampah. Dengan sosialisasi terus menerus dan kerjasama warga, Bintari dan CCAI akhirnya hampir semua warga menjadi anggota bank sampah.

“Dari penjualan sampah rata-rata mendapat Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu tiap bulan. Tidak hanya bersih, tapi dapat tambahan untuk beli minyak goreng,” akunya.  Saat ini masyarakat lebih peduli dengan sampah. Dengan memilah sampah dan mengolah sampah sehingga bisa memiliki nilai ekonomis. (ria/fth)

Baca juga:  Pemkab Semarang Gelontor Rp 7,7 M untuk Pembangunan UKM Center di Lopait Tuntang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya