alexametrics

Atasi Stunting, Pemkab Semarang Gandeng Perusahaan Swasta

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Pemkab Semarang terus melakukan upaya menekan angka stunting. Salah satunya dengan menggandeng perusahaan swasta. Langkah tersebut sebagai upaya agar karyawan perusahaan yang hamil bisa mendapatkan perhatian khusus.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan stunting dipicu karena selama masa kehamilan ibu hamil masih tetap bekerja. Satu sisi mereka kurang mendapatkan jaminan kesehatan yang memadai dari perusahaan tempat bekerja.

Nah untuk mengatasi masalah ini, makanya kami kerjasama perusahaan swasta. Perusahaan harus bisa lebih peka terhadap ibu hamil,” katanya.

Ngesti menambahkan, pemicu lain kasus stunting karena  saat hamil kurang mendapatkan gizi dan kesehatan maksimal. Selain itu, karena kesibukan anak usia balita kurang mendapatkan perhatian lebih. Sebab, kondisi ekonomi kurang membuat orang tua yang bekerja semua.

Baca juga:  Serap Ilmu dari Wanita Inspiratif

“Sehingga balita tidak mendapatkan pendampingan tumbuh kembang dan asupan gizi maksimal,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Semarang juga menekan kasus stunting lewat alokasi dana desa. Melalui OPD tetap melakukan pendataan secara bertahap dan terus berkelanjutan. Ibu-ibu hamil baik yang bekerja maupun yang di rumah terus diedukasi dan diminta untuk terus berkonsultasi kepada dokter maupun ke pusat layanan kesehatan terdekat.

“Sementara untuk anak-anak di bawah lima tahun, perlu mendapatkan pendampingan, khususnya yang telah terdeteksi mengalami stunting,” tambahnya.

Bupati menegaskan, terus menyiapkan tenaga kesehatan masyarakat. Mereka nantinya menjadi pendamping terhadap anak-anak stunting di daerah masing-masing. Bersamaan dengan itu juga ada pendampingan kesehatan kepada kelompok masyarakat lanjut usia (lansia), khususnya yang hidup sebatang kara.

Baca juga:  Masih Ada 3.000 Anak Stunting di Semarang, Wali Kota Hendi: PR Masih Belum Selesai

“Kasus stunting memang tidak tinggi, tapi tetap menjadi prioritas. Sehingga benar-benar bisa melahirkan generasi emas untuk masa depan,” tambahnya. (ria/fth)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya