alexametrics

Satu Siswa SD Positif, PTM Dihentikan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Pemkab Semarang mulai melakukan meliburkan kegiatan PTM selama sepekan. Kebijakan tersebut setelah ditemukan indikasi kasus positif Covid-19 di SD Negeri Ungaran 01.

Kepala SD Negeri Ungaran 01 Prayitno membenarkan jika di lingkungan sekolahnya terdapat satu murid yang sakit dengan indikasi positif Covid-19. “Beberapa hari yang lalu ada salah satu murid kelas VI B tidak berangkat sekolah karena sakit. Indikasinya mengarah ke Covid-19,” katanya.

Pihak sekolah langsung melaporkannya ke Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang. Sejak Senin (7/2) tim dari Puskesmas Ungaran melaksanakan tracing dengan uji swab antigen terhadap murid dan guru yang satu kelas dan kontak erat dengan yang bersangkutan. Total yang diswab ada 36 murid ditambah 30 orang guru dan tenaga pendidik. Setelah swab sekolah terpaksa menutup sementara PTM kelas VI B selama satu minggu. Sedangkan bagi murid yang terindikasi positif diberikan waktu istirahat di rumah. “Alhamdulillah semua yang tes swab hasilnya negatif. Tapi tetap PTM kita liburkan seminggu,” ujarnya.

Baca juga:  PMI Tak Pasang Target di Bulan Dana

Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo mengatakan sekolah lain tetap melaksanakan PTM tetapi tidak 100 persen. Selain di SD Negeri Ungaran 01 indikasi positif Covid-19 juga ditemukan di SMP Negeri 1 Bandungan.

Pihaknya sudah membuat surat edaran yang akan dikirimkan ke seluruh kepala sekolah. “Kami sudah susun skema untuk PTM. Surat edarannya sudah dikirimkan ke seluruh kepala sekolah mulai TK, SD dan SMP di Kabupaten Semarang untuk melaksanakan PTM 50 persen mulai Rabu (9/2),”tegasnya. (ria/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya