alexametrics

Pengelola Wisata Berlakukan Sistem Buka Tutup

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Sejumlah objek wisata di Kabupaten Semarang mengalami lonjakan pengunjung. Tidak ingin kecolongan, pengelola memberlakukan buka tutup di tempat wisata. Hal ini sebagai antisipasi membludaknya pengunjung sekaligus mencegah terjadinya kerumunan.

Di wisata Semilir misalnya, jumlah pengunjung yang datang sangat besar. Bahkan, Bupati Semarang Ngesti Nugraha yang tengah patroli bersama Kapolres dan forkopimda menyarankan untuk menutup sementara. Sebab, antrean panjang pengunjung yang hendak masuk, sehingga mengakibatkan kemacetan di kawasan Bawen. “Disatu lokasi ada dua tempat wisata yang padat, jadi harus ada tindakan,” katanya.

Business Development Manager Dusun Semilir Ajris Sufata mengatakan jika pengunjung memang banyak. Pihaknya sudah memberlakukan sistem buka tutup untuk mengantisipasi kerumunan. “Tetap utamakan protokol kesehatan dan karena ada pembatasan kuota kunjungan menerapkan pola buka tutup,” akunya.

Baca juga:  Karyawan PDAM Kabupaten Semarang Demo, Tuntut Dirut Dinonaktifkan

Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatikha menegaskan, pengelola tempat wisata harus tetap menjaga protokol kesehatan dalam penanggulangan penyebaran Covid-19. Ia juga menyadari Bawen menjadi titik keramaian. “Banyak pengunjung yang memadati objek wisata sehingga kami meminta untuk menutup pintu masuk,” tambahnya.

Yovan juga memantau lalu lintas di exit tol Bawen dan simpang Taman Bawen. Yang merupakan pertemuan arus dari arah Semarang, Jogja maupun Solo juga menjadi pantauan. “Pengalihan atau rekayasa serta himbauan untuk para pengguna jalan telah dilakukan,” tambahnya. (ria/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya