alexametrics

Panen Jagung di Kabupaten Semarang Meningkat 66 Persen

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran -Tingkat produksi komoditas jagung tahun ini mampu memenuhi kebutuhan lokal. Menyusul beberapa kecamatan yang menjadi sentra jagung mulai memasuki masa panen raya.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kabupaten Semarang, Wigati Sunu mengatakan, sampai akhir kuartal kedua 2021, tingkat produksi masih 50.900 ton dari sasaran 76 ribu ton lebih. Realisasi produksi jagung dipastikan terlampaui pada kuartal terakhir 2021. Pasalnya, beberapa kecamatan yang menjadi lumbung jagung akan memasuki panen raya.

“Saat ini ada di angka 66 persen. Kita optimistis produksi jagung dapat terpenuhi sampai akhir tahun. Selain untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal, sebagian terserap ke beberapa perusahaan pakan ternak,” ungkapnya usai acara panen raya Rabu (29/9/2021).

Baca juga:  Sopir Ngantuk, Hantam Kontainer

Kecamatan Susukan diperkirakan akan menyumbang seribu ton lebih jagung siap jual. Termasuk produksi di Kecamatan Tengaran, Kaliwungu, dan Banyubiru, serta beberapa kecamatan lainnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Dusun Sugih Waras, Untung, 73, mengaku panen raya jagung kali ini cukup memuaskan. Panen tahun ini juga diikuti oleh 60 orang anggotanya.

Untung siap meraup laba dari panen jagung di lahan seluas 27,5 hektare. Kali ini, rata-rata anggotanya memanen lebih dari 1 ton jagung pipil. Meski harga jagung sedang turun, Untung dan teman-temannya, tetap merasa beruntung masih bisa panen.

“Beberapa daerah sekitar ada yang tidak bisa panen karena serangan hama tikus,” tandasnya. (ria/zal)

Baca juga:  Tekan Stunting, Pemkab Semarang Anggarkan Rp 1,6 M

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya