alexametrics

Kawasan Bandungan Lebih Tertata, Kemacetan Hilang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Bandungan – Beberapa proyek fasilitas umum di Kabupaten Semarang yang dibangun pada 2020 tetap selesai. Meski ada penggeseran anggaran, pembangunan fisik tetap mendapat prioritas.

“Untuk pembangunan sarana fisik tahun 2020 ada refocusing anggaran sampai Rp 120 miliar. Pengalihan itu ditujukan untuk penanganan pandemi Covid-19,” ungkap Bupati Semarang Ngesti Nugraha usai meresmikan berbagai program pembangunan fisik tahun anggaran 2020 di aula Kantor Kecamatan Bandungan Rabu (22/9/2021).

Ia berharap pembangunan proyek-proyek fisik tahun anggaran 2020 bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Terutama pembangunan pasar di Bandungan, jalan dan jembatan serta irigasi.

Tidak dipungkiri Ngesti, terutama pada tatanan Kecamatan Bandungan yang sejak dulu memiliki persoalan kemacetan. Saat ini para pedagang bunga hias dan bunga tanam dijadikan satu tempat.

Baca juga:  Ayanaz Gedongsongo, Destinasi Milenial yang Tawarkan Spot Instagramable

Pasar Bandungan yang kecil kini pun sudah dibangunkan lebih besar. Sehingga seluruh pedagang pasar hingga pedagang pinggir pasar bisa ditempatkan di satu titik.

“Kita bisa lihat Bandungan dulu yang macet sekarang tidak. Pedagang kita sentralkan di satu pasar. Tentu biar para wisatawan lebih mudah. Pedagang pun juga jualan nyaman,” lanjutnya.

Sementara itu Plt Kepala Bagian Pembangunan Setda Kabupaten Semarang Muslih menambahkan kegiatan pembangunan tahun anggaran 2020 menghabiskan dana lebih dari Rp 992,5 miliar.

Dana itu untuk membiayai 1.529 kegiatan yang dilaksanakan 46 SKPD. Di antaranya, perbaikan ruang kelas SDN Kalikurmo Bringin senilai Rp 639,9 juta dan ruang kelas SDN Sumogawe 03 Getasan senilai Rp222,2 juta.

Baca juga:  Curi Kesempatan, Satpam Vila di Bandungan Setubuhi Wanita Mabuk

Di bidang pertanian, dikerjakan proyek fisik maupun perbaikan jalan usaha tani (jalut) dan jaringan irigasi tingkat usaha tani (jitut) serta saluran air. Pembangunan Jalut kelompok tani Desa Mlilir Bandungan mendapat alokasi dana Rp165,6 juta.

“Selain itu juga dilaksanakan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan, jembatan dan renovasi konstruksi pasar. Semua berkaitan dengan fasilitas masyarakat mulai dari pendidikan, pertanian hingga ekonomi yakni pasar,” jelasnya. (ria/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya