alexametrics

Tidak Boleh Ada Titipan di Seleksi Perangkat Desa

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dispermasdes menggandeng dua perguruan tinggi untuk melaksanakan seleksi perangkat desa. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menegaskan transparan menjadi landasan dalam seleksi perangkat desa.

“Semuanya dilakukan secara transparan dan akuntabel. Saya tegaskan tidak ada yang titipan. Kalau memang ketauan tentu ada sanksinya,” tegasnya usai acara penandatanganan perjanjian kerja sama seleksi perangkat desa di ruang utama Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran Kamis (12/8/2021).

Ia juga memintanya kepada panitia tetap mematuhi protokol kesehatan. Kepala Dispermasdes Heru Purwantoro menjelaskan langkah itu untuk menjamin mutu perangkat desa terpilih. Dijelaskan juga ada 67 desa yang akan melaksanakan seleksi perangkat desa. Terdapat 95 formasi yang akan diperebutkan oleh 638 pendaftar calon perangkat desa.

Baca juga:  BPBD Kabupaten Semarang Siagakan Tim Reaksi Cepat

Terinci, kerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Undip Semarang akan diikuti 102 calon yang akan mengisi 13 formasi perangkat desa di 8 desa. Sedangkan dengan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) diikuti 536 calon untuk mengisi 82 formasi di 59 desa. “Kami pastikan seleksi juga melaksanakan prinsip clean and clear untuk memilih calon perangkat desa yang memiliki integritas dan profesional,” timpalnya.

Sementara perwakilan FEB Undip Mahfudz mengatakan seleksi akan dilakukan secara transparan dan menerapkan protokol kesehatan. Pihaknya akan dibagi tiga angkatan (seleksi) dan wajib menjalani tes swab antigen sebelum mengikuti ujian. (ria/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya