alexametrics

Protes PPKM, Pedagang Bagikan Sembako

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Sejumlah pengusaha, karyawan, pedagang hingga pekerja sektor wisata keluhkan PPKM yang tak kunjung selesai. Kondisi ini tentu berdampak terhadap sektor. Sejumlah tempat usaha terpaksa tutup bahakan gulung tikar. Tak hanya itu, pengangguran dan orang miskin pun meningkat. Pekerja pedagang di Kabupaten Semarang terpaksa menggugat PPKM. Mereka mengadakan aksi keprihatinan.

Salah satu petani asal Bandungan, Adi Pratikno, 35, warga Desa Duren mengatakan, belakangan ini pasar sepi, pembeli pun juga terbatas. Penghasilan tidak menentu. Kondisi tersebut membuatnya waswas.

“Hari ini bagi-bagi sembako dan hasil panen. Ya ini bentuk protes kami. Tadi sempat bertemu Pak Bupati. Kami meminta ada kelonggaran tempat wisata dibuka. Kalau ada yang berwisata hasil panen yang kita jual bisa dibeli,” katanya Senin (9/8/2021).

Baca juga:  Disdikbudpora Siapkan Soal Ujian Sekolah

Sementara itu Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan keprihatinannya dengan kondisi saat ini. Ngesti sudah berupaya membuat kebijakan untuk membantu masyarakat yang terdampak. Salah satunya menganggarkan kegiatan kesenian hingga bantuan sosial. Selain itu ada kebijakan kelonggaran 25 persen untuk kegiatan perekonomian masyarakat.

“Kami sudah membagian paket sembako dan menganggarkan bagi pekerja seni yang menggelar pentas virtual. Pasar juga sudah kita longgarkan. Harapannya kegiatan perekonomian terus berjalan. Memang untuk tempat wisata dan hiburan belum bisa di buka,” ujarnya sembari meminta tetap bersabar. (ria/zal)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya