alexametrics

Agustusan Tanpa Tirakatan dan Karnaval

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2021 di Kabupaten Semarang bakal jauh dari ingar bingar perayaan yang bersifat massal. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang belum mengizinkan adanya kegiatan yang sifatnya massal dan mendatangkan orang banyak, demi menekan penyebaran Covid-19 di daerahnya.

“Terlebih jika kegiatan peringatan maupun perayaan tersebut berpotensi menimbulkan terjadinya kerumunan warga. Tidak kami sarankan,” jelas Bupati Semarang Ngesti Nugraha yang ditemui usai penyerahan bantuan sosial gotong- royong di Joglo Sawah Asinan, Desa Asinan, Kecamatan Bawen Minggu (8/8/2021).

Bupati mengungkapkan, terkait dengan peringatan, Pemkab Semarang tetap menyesuaikan dengan instruksi yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat agar dilaksanakan secara sederhana. Tanggal 17 Agustus 2021 pagi, bakal dilakukan upacara pengibaran bendera merah putih dan peringatan detik-detik proklamasi dengan cara yang sederhana. Demikian halnya kegiatan peringatan di tingkat Organisasi Perangkat OPD, Kecamatan hingga di tingkat desa/kelurahan.

Baca juga:  13 Nasabah Bank di Kabupaten Semarang jadi Korban Skimming

“Karena dilaksanakan di tengah situasi yang belum aman dari pandemi Covid-19, untuk peserta kegiatan upacara peringatah HUT Kemerdekaan RI jumlah pesertanya dibatasi hanya 17 orang,” lanjutnya.

Sedangkan untuk kegiatan perayaan oleh masyarakat, masih sama dengan peringatan tahun sebelumnya. Mengibarkan bendera Merah Putih satu tiang penuh dan umbul-umbul selama satu bulan. Sedangkan untuk keramaian perayaan untuk peringatan hari kemerdekaan seperti lomba, tirakatan hingga kumpul bareng tidak diizinkan. Di tingkat daerah, tambahnya, juga tidak digelar berbagai perayaan yang berpotensi terhadap terjadinya keramaian warga. Misalnya seperti kirab budaya, karnaval dan pentas budaya serta berbagai kegiatan sejenisnya.”Belum boleh dilakukan. Pokoknya setiap kegiatan yang berpotensi terhadap kerumunan tidak diselenggarakan,” tegasnya. (ria/ton)

Baca juga:  Dinsos Kabupaten Semarang Siapkan Tenaga Kerja Difabel

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya