alexametrics

Ratusan Kendaraan Terpaksa Putar Balik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Sedikitnya ada 121 kendaraan diminta putar balik saat keluar Tol Ungaran. Lantaran pengendara tidak memiliki dokumen protokol kesehatan. Tak hanya itu Polres Semarang juga melakukan tes swab antigen acak kepada para pengendara yang memasuki wilayah Kabupaten Semarang.

Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo mengatakan, dokumen perjalanan yang dibutuhkan antara lain surat telah mendapat vaksinasi Covid-19. Surat keterangan sehat hasil rapid tes antigen dinyatakan negatif, maupun surat nota perjalanan atau kedinasan dari perusahaan.

Tak hanya pintu keluar Tol Ungaran, kawasan perbatasan juga dilakukan pengawasan. Khususnya untuk pengedaran yang hendak masuk di Kabupaten Semarang.

“Sudah ada 121 kendaraan yang belum bisa menunjukkan (syarat). Kalau pengendara bisa menunjukkan, setidaknya salah satu dari dokumen tersebut, bisa melanjutkan perjalanannya kembali. Jika tidak kami minta untuk putar balik,” terangnya ketika ditemui di exit Tol Ungaran, Rabu (7/7/2021).

Baca juga:  Diduga Korsleting, Tiga Kios Pasar Ngasem Bandungan Ludes

Petugas gabungan juga melakukan skrining Covid-19 secara acak. Petugas meminta pengendara untuk melakukan rapid tes antigen yang sudah disiapkan oleh tim gabungan. Hasilnya aman. Tidak ditemukan pengendara yang hasil rapid tes antigennya reaktif. Sehingga yang bersangkutan bisa melanjutkan perjalanannya.

“Jika ditemukan pengendara yang diketahui reaktif, akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas gabungan dan diminta kembali untuk melakukan isolasi mandiri,” imbuhnya.

Ari mengungkapkan sasaran operasi yustisi dan penyekatan tersebut tidak hanya kendaraan pribadi saja. Namun juga angkutan logistrik dan distribusi kebutuhan masyarakat, seperti BBM, bahan makanan, dan lainnya.

Dikatakan, selama masa PPKM Darurat petugas gabungan akan rutin melakukan penyekatan dan pengawasan terhadap ketentuan pembatasan aktivitas masyarakat.

Baca juga:  Pencemaran Sungai Parat, Ditemukan Bangkai Babi

“Karenanya, jika memang benar- benar tidak ada kepentingan yang mendesak, sementara tidak melakukan aktivitas perjalanan dan tetap berada di rumah saja,” tandasnya.

“Kalaupun harus melakukan aktivitas di luar rumah dan harus melakukan perjalanan, harus selalu melengkapi diri dengan dokumen persyaratan perjalanan selama masa PPKM Darurat,” pungkasnya. (ria/zal)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya