alexametrics

Polres Semarang Siagakan Pasukan Keliling RT

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Polres Semarang membentuk satuan tugas peneragaan keliling protokol kesehatan. Petugas akan rutin patroli hingga tingkat RT. Menyerukan agar masyarakat taat prokes. Petugas juga tidak segan-segan menindak tegas warga yang melanggar prokes.

Menunjang kegiatan satgas, polres menyiapkan 18 unit kendaraan roda dua yang sudah di custom. Kemudian empat unit kendaraan Sabhara dilengkapi modul yang dapat membaca suara imbauan prokes. Kendaraan juga akan di-back up unit lalu lintas sebanyak tiga unit.

Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo mengatakan, situasi di Kabupaten Semarang sedang tidak baik. Perlu dilakukan langkah-langkah konkret untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Pihaknya pun membentuk melakukan satuan tugas penerangan keliling.

Baca juga:  Yayasan Istiqomah Bangun SMP di Nyatnyono

Satgas akan rutin patrol, khususnya di wilayah zona merah tingkat kecamatam hingga RT. Tak lepas juga pasar tradisional, Alun-Alun, hingga terminal.”Tentu kami berharap dengan kegiatan ini masyarakat tidak lagi abai. Sehingga angka penularan tidak melonjak,” ungkapnya Kamis (1/7/2021).

Pihaknya siap menindak tegas warga yang ngeyel jika ketahuan tak menggunakan masker ataupun sedang nongkrong.

Sementara itu Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebutkan, saat ini sembilan desa sudah menerapkan lockdown. Diantaranya Desa Bener, Sraten, Ngrapah dan Banyubiru, Bergas Lor, Kebowan, Pojoksari, Lerep, dan Desa Kenteng. Diketahui, dalam kurun waktu sembilan hari terakhir, terhitung sejak 21 hingga 29 Juni 2021 Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang mencatat ada penambahan warga terkomfirmasi positif Covid-19 sebanyak 3.537 kasus. Ngesti juga mewanti-wanti warganya untuk tetap di rumah jika memang tak ada keperluan.

Baca juga:  Rem Truk Biskuit Blong, Sasak Empat Mobil

“Identifikasi tingkat RT terus kami lakukan. Terutama pada lingkungan permukimannya masuk zona berisiko tinggi. Ketika ada lima keluarga atau lima rumah yang terkomfirmasi positif harus lockdown,” tegasnya. (ria/zal)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya