alexametrics


Dinkes Kabupaten Semarang Utamakan Lansia yang Sudah Terdata

Rekomendasi

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Antusiasme para lansia untuk melakukan suntik vaksin semakin meningkat. Namun Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang hanya melayani vaksin berdasarkan data. Artinya belum bisa melayani untuk masyarakat umum.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Semarang Hasty Wulandari mengatakan, jika tidak terdata sebelumnya, sistem langsung menolak. Saat ini Dinkes sudah melayani 66 persen lansia, tenaga kesehatan (nakes) 117 persen, dan pelayanan publik 35 persen. “Untuk masyarakat umum, masih kami pending. Juli mudah-mudahan sudah bisa,” jelasnya.

Diakuinya, Minggu ini stok vaksin di Kabupaten Semarang sempat menipis. Puskesmas sempat menunda penerimaan vaksin tahap pertama. Bersyukur, langsung ditindaklanjuti Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng dengan mengirimkan 4000 dosis cadangan.

“Setelah menerima tambahan dosis, kami langsung distribusikan ke 26 Puskesmas di Kabupaten Semarang. Karena memang di tiap puskesmas sudah menunggu. Yang kami khawatirkan di dosis kedua,” katanya ketika ditemui di kantor Bupati Semarang, Kamis (17/6/2021).

Berkaitan dengan varian virus delta, imbunya, sampai saat ini belum ditemukan di Kabupaten Semarang. Kendati begitu, pihaknya sudah mendapat instruksi Dinkes Provinsi Jateng. Jika hasil swab PCR menunjukkan hasil cycle threshold (CT) value di bawah angka 20 dan mengalami gejala perburukan dengan cepat, padahal sudah divaksin dua kali, maka dilakukan Whole Genome Sequencing (WGS) atas dasar rekomendasi dari Badan Laboratorium Kesehatan dan Pengujian Alat Kesehatan (Balabkes PAK) Jateng.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Ungaran Nugraha mengaku terpaksa menunda vaksin pertama dan mendahulukan pelayanan vaksin kedua. Bahkan, dua hari puskesmas Ungaran menghabiskan 400 dosis vaksin. “Itu vaksin pertama dan kedua. Kalau jadwal vaksin kedua memang kami utamakan. Karena memang tidak bisa dimundurkan. Hingga saat ini masih lansia yang menjadi skala prioritas kami,” lanjutnya. (ria/ida)

Terbaru

Fadia Baca Semua Aduan Warga

Tempat Ibadah Harus Taat Prokes

Populer

Lainnya