alexametrics

Nekat Gantung Diri di Pintu Bangunan Mangkrak

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Tengaran – Warno, 35, warga Karangboyo, Desa Banyuasri, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, ditemukan meninggal. Saat ditemukan lehernya terjerat tali di bangunan mangkrak yang berada di depan Balai Desa Regunung, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa siang (8/6/2021), sekira pukul 13.00 WIB. Diduga, korban nekat gantung diri karena depresi.

Kapolsek Tengaran Iptu Sungkowo menjelaskan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Jumeri, 50, warga Desa Regunung, Tengaran. Saat itu, ia sedang melewati tempat kejadian perkara dan melihat seorang laki-laki dalam keadaan tergantung di pintu bangunan rumah yang sudah lama mangkrak. Menggunakan tali tambang warna oranye.”Saat ditemukan, tubuh korban tergantung di pintu bangunan mangkrak. Posisi kaki sudah menempel dengan tanah,” terang kapolsek.

Baca juga:  Cegah Overload, Tambah Enam TPS 3R

Kaget mendapati hal tersebut, Jumeri lantas melapor ke perangkat desa setempat. Laporan diteruskan ke Polsek Tengaran. Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Tengaran Iptu Sungkowo bersama sejumlah personel mendatangi lokasi.

Berdasarkan pemeriksaan medis yang dilakukan petugas Puskesmas Tengaran, ketika diketemukan, korban diduga meninggal sudah lebih dari 24 jam.  Pada tubuh korban mulai terjadi pembusukan.

Pihak keluarga menerima kejadian itu, sebagai musibah. Mereka membuat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan autopsi dan menerima kejadian sebagai musibah. Surat pernyataan dibuat keluarga korban diketahui oleh Kepala Desa Duren, Kecamatan Tengaran.

Pihak keluarga menuturkan jika korban sudah sekitar satu tahun sering melamun. Korban juga sering menyakiti badannya sendiri.  “Korban sering ngobrol dengan tetangga bahwa korban mempunyai dosa yang tidak bisa diampuni,” pungkasnya. (sas/zal)

Baca juga:  Kuatkan Gotong-Royong dan Pelayanan Masyarakat

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya