alexametrics

Sekolah Pinggiran Kekurangan Murid

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Sejumlah SD dan SMP di perbatasan Kabupaten Semarang masih membuka pendaftaran. Karena kuota siswa belum terpenuhi.

Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Semarang Sukaton Puryono mengatakan, hingga penggumuman hasil Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) lalu masih ada SD negeri yang belum memenuhi kuota. Pihak sekolah pun masih membuka pendaftaran hingga 29 Mei.

“Dari laporan ada beberapa SD dan SMP negeri yang masih kukurangan murid. Semuanya dari perbatasan. Sehingga kami fokuskan untuk tetap menerima jika memang masih ada yang mendaftar,” ungkapnya Kamis (20/5/2021).

Secara kondisi sekolah semua baik-baik saja. Namun memang letak wilayah yang berada di perbatasan, sehingga kurang diminati.

Baca juga:  Pemkab Semarang Pastikan Pembangunan Tidak Melenceng

Katon mengatakan, dari pantauannya, sekolah yang masih kekurangan siswa yakni SMP Getasan 2 dan 3, Jambu 2, dan Kaliwungu 2. Termasuk SD di wilayah tersebut. “Untuk tengah kota seperti Ungaran, Ambarawa hingga Bawen semua sudah terpenuhi,” imbuhnya.

Dikatakan Katon, di tingkat SD, satu kelas harusnya diisi oleh 28 siswa, saat ini masih 20 siswa. Sedangkan SMP yang seharusnya 31 masih terisi 20 siswa. Berkaitan dengan PTM Kanton mengatakan saat ini sekolah yang tidak berada di zona merah atau oranye bisa melakukan PTM dengan menerapkan protokol kesehatan dan menerapkan 50 persen dari jumlah siswa.

“Kami upayakan seluruh sekolah negeri kuotanya terpenuhi. Sama halnya dengan PTM sudah ada perkembangan. Namun memang masih mengacu pada zona kecamatan dan desa,” katanya. (ria/zal)

Baca juga:  88 Swalayan Langgar Perda, 11 Ditutup Paksa

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya