alexametrics

Dewan Minta Parkir Liar Truk di Kompleks Stadion Wujil Ditertibkan

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Kompleks Stadion Pandanaran Wujil berubah fungsi menjadi parkiran truk dan depo pasir dadakan. Hal itu disoal DPRD Kabupaten Semarang.

Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening menyayangkan sikap instansi terkait yang tidak tegas. Harusnya bisa menertibkan peruntukan lahan parkir kompleks Stadion Pandanaran Wujil.

“Status tanahnya milik Pemkab Semarang, yang pasti peruntukannya bukan untuk parkir truk pengangkut pasir seperti itu. Apalagi di situ terjadi bongkar muat pasir,” katanya Senin (3/5/2021).

Bondan juga mengatakan, selain untuk mendukung kegiatan baik di GOR maupun Stadion Pandanaran, lahan parkir tersebut harus bebas dari aktivitas apa pun. Parahnya lagi, imbas adanya aktivitas truk muatan pasir yang sengaja parkir di sana sudah membuat jalan utama menuju gerbang GOR maupun Stadion Pandanaran rusak parah. Berlobang dan bergelombang.

“Itu jadi rusak. Kami sudah menembusi pengelola fasilitas olahraga itu. Setahu saya itu di bawah naungan Disdikbudpora,” ujarnya.

Agar tidak berkepanjangan, pihaknya meminta pihak terkait segera menindak tegas. Menurutnya, tidak perlu dikoordinasikan lagi. “Karena sudah jelas memakai tidak atas izin,” tegasnya.

Terpisah Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo menjelaskan, pihaknya yang diberi kewenangan untuk mengelola kompleks GOR dan Stadion Pandanaran Wujil. Ketika disinggung status tanah, ia mengarahkan untuk mengecek kebenaran status ke bagian yang membidangi aset daerah Pemkab Semarang. Katon mengaku sudah memberikan teguran. “Kami sendiri tidak bisa mengantisipasi secara maksimal. Kami juga sudah memberikan teguran,” tandasnya. (ria/zal)

 

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer