alexametrics

Pemkab Semarang Beri Lampu Hijau Pembelajaran Tatap Muka

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang –  Jelang ujian tengah semester April mendatang, sebanyak 51 SMP dan 455 SD Negeri secara bertahap menggelar KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka demi mengoptimalkan pembelajaran. Peserta didik diizinkan hadir dengan protokol kesehatan ketat.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo menyampaikan, SMP telah mengawali KBM tatap muka sejak Agustus. Sedangkan tingkat SD menyusul pada Oktober. Pihaknya mengizinkan KBM tatap muka dengan presentase 50 persen kehadiran murid. Meski demikian, ia menyerahkan kewenangan KBM tatap muka sepenuhnya kepada pihak sekolah masing-masing. Lalu orang tua berhak memberi izin anak untuk menghadiri pembelajaran di sekolah atau tidak.

“Kalau ada masyarakat sekitar yang terkena Covid-19, maka sekolah diliburkan sementara, demi keamanan peserta didik,” ujarnya Rabu (10/3/2021).

Baca juga:  Hanura Mantab Dukung Ngebas

Seperti panduan pembelajaran selama pandemi Covid-19 yang dikeluarkan empat menteri Agustus 2020 lalu, sekolah boleh melakukan KBM tatap muka asalkan kawasan sekolah berada di zona hijau atau kuning.

Sejauh ini tidak ada satu pun peserta didik yang terkena Covid-19 selama KBM tatap muka sejak Agustus lalu. Sebagian besar orang tua juga sangat mendukung anaknya kembali ke sekolah. Karena peserta didik tingkat SD lebih sulit dibimbing untuk mengikuti pembelajaran daring. Orang tua justru yang lebih sering menyelesaikan tugas sekolah anak. Karena tidak sabar dan tidak punya banyak waktu untuk mengajari. “Akhirnya anak-anak jadi nggak belajar sungguhan, kasian mereka,” tegas Siti Asiyah, Kepala MI Ma’arif Candirejo.

Baca juga:  Pastikan RT/RW Aktif Sosialisasikan PPKM

Dengan KBM tatap muka diharapkan peserta didik dapat memperoleh pembelajaran yang layak sebagaimana mestinya. (cr1/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya