alexametrics

Pemuda Kritis Diajak Awasi Pilbup

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Pemuda dinilai lebih kritis. Itu menjadi salah satu alasan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Semarang mengajak organisasi kepemudaan ikut ambil bagian dalam pengawasan pelaksanaan Pilbup Kabupaten Semarang 2020.

Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang Muhammad Talkhis mengatakan, pelibatan aktivis kepemudaan dinilai penting karena jumlah pengawas sebanyak 770.593 pemilih tidak berimbang. Sehingga Bawaslu harus mengandeng para pemuda.

“Tentu harus siap. Hanya kami juga sadar ada ketidakberimbangan. Sehingga kami mengajak pemuda ikut mengawasi agar pelaksanaan Pilkada secara proses dan hasil berkualitas penuh integritas,” terangnya di sela sosialisasi Pengawasan Partisipatif bersama Organisasi Pemuda dalam Pilbup Semarang 2020 di Hotel C3 Sabtu (21/11/2020).

Menurutnya, pengawas yang dibentuk Bawaslu di tingkat kecamatan sebanyak tiga orang, kemudian di level TPS hanya satu orang. Jumlah tersebut dianggap masih sangat kurang.

Baca juga:  Pemohon Uji Kir Masih Sepi

Keterlibatan banyak komponen diharapkan memperkuat fungsi pengawasan partisipatif. Ketika ditanya terkait kenetralan perangkat desa, pihaknya mengungkapkan, sampai sejauh ini ada satu orang perangkat desa terindikasi tidak netral karena mengoploud konten bernuansa kampanye dan telah ditangani.

“Kalau netralitas perangkat desa kami beberapa waktu lalu juga memberikan sosialisasi kepada 720 kepada dusun. Karena ini juga sensitif termasuk penyelenggara sehingga perlu diawasi bersama,” katanya

Tak hanya perangkat desa. Potensi pelanggaran juga bisa terjadi di kalangan ASN. Terkait hal tersebut pihaknya berharap masyarakat kritis dan dapat ikut serta melakukan pengawasan. (ria/zal)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya