Paket Sabu Ditanam di Bawah Tiang Rambu Rel KA

361
Ibnu Fikri/Jawa Pos Radar Semarang

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Seorang pekerja laundry pakaian di Ambarawa dibekuk petugas Polres Semarang. Petugas juga menyita 9 paket sabu seberat 1,82 dari tangan tersangka. Yang disimpan di empat titik.

Kurir sabu tersebut bernama Sidiq Kriswidya Adi, 25, warga Jagalan, Kecamatan Ambarawa. Petugas berhasil membongkar penyimpanan sabu setelah mengulik ponsel tersangka.

“Jadi kita bedah isi HP tersangka, dari situ kita dapatkan beberapa web atau istilah titik tanam sabu-sabu yang diletakkan tersangka. Kita telusuri dan benar di beberapa web tersebut kita temukan paket sabu,” ungkap Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono Senin (7/9/2020).

Tersangka mengikuti petunjuk bandar Bng. Penelusuran pertama, petugas menemukan satu paket sabu ditanam di bawah tiang rambu rel Kereta Api (KA) di lingkungan RW 2 Tambakboyo Ambarawa. Dilanjutkan web kedua di lingkungan RW 3 Kelurahan Kupang. Di situ petugas menemukan tiga paket sabu. Berikutnya petugas menelusuri web di lingkungan RW 3 Kupang Lor, Kelurahan Kupang, petugas menemukan satu paket, dan di lingkungan RW 1 Kelurahan Lodoyong petugas menemukan satu paket ditanam di sebuah pot di depan gang.

“Keduanya menjalin komunikasi dan transaksi melalui handphone. Tersangka diperintahkan Bng mengambil paket sabu di daerah Muncul dan Bandungan, ” tandasnya.

Paket tersebut kemudian dipecah-pecah menjadi 9 paket hemat (Pahe) masing-masing seberat 0,24 gram sampai 0,30 gram.

Tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) UU RI no. 35 Tahun 2009 dengan hukuman paling singkat 5 tahun dan denda paling banyak sebesar Rp 1 miliar. (ria/zal)