alexametrics

KPU Kabupaten Semarang Coret 36.186 Warga

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – KPU Kabupaten Semarang menemukan 36.186 orang yang tidak memenuhi syarat (TMS) hak pilih dalam pilkada. Hal itu mencuat dalam rapat pleno terbuka KPU pada Senin (7/9/2020).

“Setelah dilakukan pemuktahiran data, diketahui bila DPS Pilbup Lanjutan 2020 adalah 771.753. Atau berkurang sebanyak 13.200 dari jumlah DP4 (Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan),” ungkap Ketua KPU Kabupaten Semarang Maskup Asyadi usai rapat.

Dengan rincian meninggal dunia ada 18.958 orang, ganda 2.916, dibawah umur 11, pindah domisili 9.470, tidak dikenal 1.557, TNI 153, Polri 90, dan data bukan penduduk sebanyak 3.031 orang. Sementara jumlah pemilih baru atau pemilih pemula dan TNI-Polri yang sudah purna tugas tercatat ada 22.986 orang.

Baca juga:  Saber Pungli Pastikan Bansos Tak Disunat

Data yang ada, lanjut Maskup, sifatnya dinamis. Sebelum ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap (DPT) pada 28 Oktober 2020 besok, pihaknya akan menggelar uji publik atas DPS yang diumumkan.

“Kesulitan kami, ketika ada warga yang sudah sepuh belum rekam data. Maka KPU butuh dukungan dari pemerintah daerah untuk jemput bola,” tandasnya.

Sementara itu Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro yang datang rapat mengungkapkan, daftar pemilih yang berkualitas akan mendorong proses dan kualitas hasil pemilu yang lebih baik.

“Pastinya pemerintah akan membantu kendala KPU. Agar tercipta data pemilih yang komprehensif, akurat terutama pada data pemilih,” ujarnya. (ria/zal/bas) 

 

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya