alexametrics

55 Desa di Kabupaten Semarang Rawan Kekeringan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Sebanyak 55 desa di Kabupaten Semarang rawan kekeringan. Data tersebut hasil catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Sebagai penanganan, BPBD menyiapkan 500 truk tangki. Tiap tangka berkapasitas 5.000 liter, untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga terdampak.

“Betul dari 15 kecamatan di Kabupaten ada 55 desa yang rawan. Kami juga sudah bersinergi dengan dinas lain untuk penangananan nanti,” ungkap Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto Kamis (6/8/2020).

Salah satu desa yang terdampak adalah Desa Rembes, Bringin. Tahun lalu meminta drop air hingga 34 tangki. Disusul Bancak, Desa Plumutan 25 tangki, hingga Ungaran Timur, Desa Kalikayen.

Heru memprediksi, daerah rawan kekeringan tersebut bisa saja naik dari tahun lalu. Pasalnya lahan hijau yang dimiliki wilayah Kabupaten Semarang sudah mulai menipis. Sehingga mata air ikut menghilang.”Semoga saja stabil. Mumpung ini masih ada hujan sedikit-sedikit warga yang sering kekeringan, bisa sambil menampung (air),” tandasnya.

Baca juga:  Warga Protes Pemasangan Patok Rawa Pening

Tidak hanya kekeringan. Lahan di sekitar gunung juga menjadi sorotan. Pihaknya meminta masyarakat tidak membuat ulah membakar hutan. (ria/zal/bas) 

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya