Polda Jateng Siapkan Benih Ikan untuk Buruh Di-PHK

304
Kapolda menebar benih ikan konsumsi dalam program padat karya untuk buruh PHK di Langensari Timur RT 3 RW 3 Kelurahan Langensari Kecamatan Ungaran Kabupaten Semarang, Senin (6/7/2020). (Maria Novena/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Ribuan buruh Jawa Tengah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Polda Jateng menyiapkan lapangan pekerjaan di bidang perikanan dan pertanian.

Ketua DPD Serikat Pekerja Nasional (SPN) Jawa Tengah Sutarjo mengatakan, saat ini banyak anggotanya yang menganggur selama beberapa bulan terakhir. Untuk tetap bertahan anggotanya harus berjualan. “Data yang kami miliki dari 40 ribu ada sebanyak 1.900 anggota terkena PHK, sementara 20 ribu lainnya dirumahkan,” ungkapnya, Senin (6/7/2020).

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengungkapkan, ia mendapat banyak masukan dari masyarakat terkait sulitnya mencari pekerjaan, hingga adanya PHK masal. Polda Jateng lantas berinisiatif membuat program padat karya yang dikhususkan untuk buruh terkena PHK. Luthfi mengatakan budidaya ikan konsumsi dan aquaponik menjadi lapangan pekerjaan yang tepat.

Di Langensari Timur RT 3 RW 3 Kelurahan Langensari Kecamatan Ungaran Kabupaten, Polda membantu 12 drum kolam ikan. Satu drum dikelola dua orang. Total ada 24 orang yang mengelola. “Memang ini kami khususkan untuk teman-teman buruh yang di-PHK. Sehingga ekonomi mereka bisa bangkit lagi. Sedikit yang penting bermanfaat,” ungkapnya ketika meninjau langsung lokasi kolam ikan tersebut.

Jumlah benih per kolam ada sekitar 11.000 ekor. Dengan rincian 10 kolam masing-masing diisi 1.000 benih ikan lele dan 2 kolam lainnya diisi masing-masing 500 benih ikan nila.

Kapolda juga menekankan, tidak hanya Kabupaten Semarang, seluruh wilayah Polda Jateng akan diberikan hal yang sama. Lewat Polres masing-masing yang bersinergi dengan pemerintah daerah membukakan lapangan pekerjaan baru.

“Belum ada target kapan selesai. Namun pada wilayah Jawa Tengah, padat karya ini harus dinikmati seluruh buruh yang terdampak,” ujarnya. (ria/ton/bas)





Tinggalkan Balasan