alexametrics

Gratiskan Sewa Rusunawa Gedanganak Selama Dua Bulan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Pemerintah Kabupaten Semarang memberikan keringanan hingga Rp 800 ribu untuk penghuni Rusunawa Gedanganak. Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha, mengatakan sudah menjadi program Pemkab memberikan keringanan pada penghuni rusunawa.

Apalagi penghuni rusunawa sebagian besar mengalami putus kerja. Hingga kini data yang beredar ada 580 orang terdampak PHK, dan 12.680 orang dirumahkan. “Artinya sudah ada pembebasan sewa dua bulan bagi yang saat ini dirumahkan atau terkena PHK sehingga tak bisa membayar sewa,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (1/5/2020).

Hal tersebut disambut baik oleh warga Rusunawa Gedanganak. Pasalnya satu bulan mereka harus membayar kurang lebih Rp 400 ribu. Sedangkan saat ini mereka tidak memiliki pemasukan. “Bayar bulan selanjutnya belum bisa, belum ada pemasukan. Bersyukur ada keringanan,” ungkap Ari Wibowo salah satu pegawai percetakan di Kabupaten Semarang yang dirumahkan.

Baca juga:  Suara Gamelan Curug Gending Asmoro Bikin Pelancong Penasaran

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam kesempatan yang sama memberikan bantuan 300 paket sembako untuk penghuni Rusunawa Gedanganak. Ganjar mengatakan, buruh dan pengusaha harus bisa berkompromi dengan keadaan saat ini yang mengalami wabah corona atau Covid-19.

Sehingga tidak ada lagi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Pengurangan jam kerja dinilai Ganjar menjadi salah satu pilihan terbaik. Sehingga tidak perlu melakukan pemutusan sepihak. “Perlu duduk satu meja, pemerintah nanti memfasilitasi. Kita semua harus mencari solusi,” ungkapnya ketika temui warga Rusunawa Gedanganak yang terkena PHK. (ria/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya