Pendonor Berkurang, Stok Darah PMI Menipis

204
Anggota Polres Semarang lakukan donor darah di lingkungan Polres Semaran, Senin (6/4/2020). (Maria Novena/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Belakangan pendonor PMI menurun drastic hingga 50 persen. Dampaknya stok darah PMI Kabupaten Semarang ikut menipis. Hal tersebut disebabkan adanya pembatasan berbagai kegiatan. Termasuk agenda rutin donor darah secara masal.

Humas PMI Kabupaten Semarang Dafik Sholeq mengatakan per Senin (6/4/2020) semua stok darah dibawah angka kebutuha. Diantaranya stok darah O 12, AB 11, A enam, dan B hanya tiga. Padahal secara kebutuhan minimal harus ada stok 50 kantong untuk A, B, O sedangkan AB 20 kantong.”Kegiatannya jemput bola. Kuta datangi lembaga atau perusahaan yang bisa membantu,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Pihak juga membuka aksi donor darah secara pribadi ke kantor atau ke rumah-rumah. Jika dihitung secara global selama satu bulan PMI membutuhkan 1.200 kantong darah. “Kedepan kegiatan masih mendatangi kantor yang ingin mendonorkan darah. Karena memang melihat stok hingga saat ini semua stok mulai menipis bisa jadi jika tidak ada yang mendonor akan hbis,”lanjutnya.

Sementara itu Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro menambahkan kegiatan donor darah tersebut sengaja dilakukan. Disamping untuk menjaga kesehatan juga untuk membantu teman-teman lain yang membutuhkan. “Rutin tiap tahun ada kegiatan donor darah. Namun memang kami lakukan lebih awal dari jadwal sebelumnya karena melihat situasi seperti ini. Saya rasa kegiatan donor darah akan lebih berarti,” timpalnya. (ria/bas)





Tinggalkan Balasan