Dikira Tidur, Warga Kebumen Tewas di Halte Trans Jateng

Polsek Bergas bersama tim medis menyemprotkan disinfektan di halte bis Trans Jateng usai ada korban meninggal di halte tersebut, Senin (30/3/2020). (Maria Novena/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Seorang lelaki paro baya ditemukan tewas di halte bus Trans Jateng Karangjati, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Senin (30/3/2020) pagi. Korban yang diketahui bernama Duror, 54, warga Dukuh Kebonsari, Kelurahan Bandung, Kecamatan Kebuman, Kabupaten Kebumen sejak pagi sudah tergeletak di lokasi.

Menurut Niken Sayuni, warga yang rumahnya tidak jauh dari TKP, awalnya ia mengira korban tengah menunggu BRT Jateng yang melintas. “Saya pikir mau naik bis, tapi kok lama sekali dan posisinya tidur,” ungkapnya.

Kapolsek Bergas AKP Suwanta mengungkapkan, korban diperkirakan datang di lokasi kejadian sekitar pukul 05.00. Saat situasi halte sepi. Ketika polisi datang korban sudah jatuh dengan posisi telentang. “Dalam laporan dari warga dan tukang ojek ada orang tergeletak di halte. Sepertinya sudah sejak pagi. Menurut warga yang melihat jam 5 pagi,” ungkapnya.

Karena saat ini tengah ramai wabah korona, polisi pun menunggu BPBD untuk menyemprotkan disinfektan terlebih dahulu. Jenazah korban lalu diperiksa petugas Inavis Polres Semarang dan Polsek Bergas. “Korban meninggal diiduga karena sakit. Pihak keluarga sudah kita hubungi sesuai alamat pada identitas yang dibawa korban,” lanjutnya. Jenazah korban pun dibawa ke RSUD Ungaran untuk diotopsi sambil menunggu kerabat korban yang datang. (ria/ton/bas) 

 





Tinggalkan Balasan