alexametrics

Bidik Lima Pasar Kabupaten

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN, – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BPJamsostek) membidik lima pasar besar di Kabupaten Semarang potensi miliki BPJamsostek. Dari kelima pasar tersebut, ditargetkan ada penambahan jumlah anggota sebanyak 3.000 orang.(MARIA NOVENA/JAWA POS RADAR SEMARANG)>

Kepala Cabang BPJamsostek Ungaran, Muslih Hikmat, mengatakan pasar sasaran tersebut adalah Babadan, Projo, Sumowono, Karangjati, dan Bandarjo. “Ini sektor Tenaga Kerja Bukan Penerima Upah (TK BPU). Kami bekerjasama dengan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan untuk melakukan sosialisasi,” jelasnya ketika sosialisasi, Senin (27/1).

Jumlah TK Aktif BPU di tahun 2019 sebanyak 13.578. Jumlah ini masih di bawah target yang berjumlah 21.975 orang. Sedangkan untuk Tenaga Kerja Aktif Penerima Upah jumlahnya ada 155.771. Dikatakan, kesulitan mencapai target kepesertaan tersebut di antaranya karena jumlah tenaga kerja yang fluktuatif. “Kalau , ini juga di bawah target yang dicanangkan sebanyak 177.598 orang. Kita tentu tidak bisa menahan seseorang untuk tetap bekerja dan menjadi peserta BPJamsostek,” tambahnya.

Baca juga:  381 Perusahaan di Kabupaten Semarang Belum Mendaftar BPJS Ketenagakerjaan

Ia mencontohkan, santunan kematian yang semula Rp 24 juta saat ini menjadi Rp 42 juta. Apalagi, kepesertaan BPJamsostek didominasi pekerja dari pabrik yang bekerja berdasarkan kontrak. Total beasiswa bagi peserta aktif yang meninggal dunia bisa menerima Rp 174 juta, dari sebelumnya Rp 12 juta.

Sementara itu Kabid Kepesertaan BPJamsostek Kancab Ungaran, Fadlilah Utami, mengungkapan untuk menjaring anggota baru juga digulirkan program Perisai. “Agen Perisai nantinya akan mendapat insentif iuran 7,5 persen dari iuran yang diterima dan insentif akuisisi per bulan Rp 500 ribu untuk 50 tenaga kerja baru,” timpalnya. (ria/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya