alexametrics

Tiga Proyek Tak Sesuai Standar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN, – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) lakukan tindakan tegas tiga kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan tahun 2019.(MARIA NOVENA/JAWA POS RADAR SEMARANG).

Kepala DPU Totit Oktoriyanto menjelaskan tindakan tegas itu terpaksa dilakukan agar hasil pekerjaan ketiga proyek itu dapat bermanfaat maksimal bagi warga. Ia juga menjelaskan pada proyek pembangunan jalan di Getasan, pihaknya terpaksa tidak membayarkan anggaran proyek senilai Rp 140 juta kepada pelaksana proyek. Hal itu dikarenakan mutu pekerjaan yang tidak sesuai dengan standar teknis.

“Memang jika dilihat sekilas pekerjaan telah selesai. Namun kita melihat mutunya tidak sesuai dengan standar teknis yang kita tentukan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (21/1).
Sedangkan dua pekerjaan lainnya yang mendapat tindakan tegas adalah betonisasi jalan Tuntang-Tambakboyo dan pembuatan sumur bor. Khusus untuk proyek pembuatan sumur bor, Totit menegaskan bahwa pihaknya melakukan kontrak air. Sehingga kontraktor harus bisa menemukan air dengan debit yang sesuai perjanjian meski harus berpindah titik bor sampai empat kali.
Tindakan tegas yang dilakukan, semata guna menunjukkan integritas kinerja dari jajaran DPU. Sehingga seluruh hasil pekerjaan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Menyinggung tentang pelaksanaan proyek di tahun 2020, Totit memastikan akan dimulai lebih cepat dibandingkan tahun lalu.
Sehingga diharapkan ada proyek pekerjaan fisik yang bisa selesai sebelum Lebaran tahun ini. Ia pastikan salah satu proyek unggulan yakni pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-Alun Tengaran akan selesai tahun ini. “Pengerjaan RTH Tengaran merupakan salah satu program kerja terbesar tahun ini. Kita pastikan akhir tahun ini sudah bisa selesai,” tambahnya. (ria/bas)

Baca juga:  Libur Akhir Tahun, Tempat Wisata Bentuk Satgas Covid

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya