alexametrics

Kopi Gunung Kelir Tembus Internasional

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN, – Kopi Robusta milik Gunung Kelir Kecamatan Jambu mampu bersaing di pasar internasional.(MARIA NOVENA/JAWA POS RADAR SEMARANG).

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Wigati Sunu menjelaskan saat ini rata-rata pertahun mampu diekspor sekitar seratus ton kopi kelas satu ke kawasan Timur Tengah. Sebelumnya, kopi Gunung Kelir juga telah dinikmati pecandu kopi di Australia, Singapura dan Eropa.
“Cita rasa khas moka yang dimiliki kopi Gunung Kelir menjadi daya saing utama. Kita akan terus dorong peningkatan jumlah produksi dan mutu di tingkat petani untuk menjaga kepercayaan pasar internasional,” terangnya usai mendampingi Bupati Semarang menerima audiensi asosiasi pengusaha kopi Kecamatan Jambu di ruang rapat Bupati Semarang di Ungaran, Selasa (21/1).
Saat ini ada sepuluh eksportir yang menjalin kerja sama dengan gabungan kelompok tani (gapoktan) kopi Gunung Kelir. Pihaknya melalui penyuluh lapangan terus melakukan pembinaan kepada para petani agar mutu produk kopi dapat terjaga. Sekaligus mampu memenuhi standar yang telah ditentukan oleh eksportir.
Sementara itu saat pengarahan, Bupati Semarang Mundjirin memgingatkan asosiasi pengusaha kopi kecamatan Jambu untuk semakin memperluas pemasaran di dalam negeri. Ia menilai kopi dengan ciri khas rasa moka ini masih lemah di pasar lokal. Bisa dijadikan peluang besar untuk para petani. “Terpenting adalah mutu produk dan kemasan kopi meskipun untuk dijual di pasar lokal. Jangan dikasih pembeda. Jangan juga sampai ada campuran bahan lain karena itu dapat merugikan pemasaran,” tegasnya.
Ketua Asosiasi Pengusaha Kopi Kecamatan Jambu Robertus Jarot pihaknya terus melakukan intensifikasi perluasan pasar produk. Ia juga mengatakan Bupati memerintahkan Kepala Dinas Pertanian untuk berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan mempermudah penerbitan izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT). “Ada 15 pengusaha yang tergabung dalam asosiasi yang terus berupaya membuka pasar lebih luas. Pemasaran secara online juga kami giatkan untuk menjangkau pasar yang lebih luas,” timpalnya. (ria/bas)

Baca juga:  Santuni Lima Juta Anak Yatim

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya