Sektor Perdagangan dan Wisata Harus Sinkron

151
KERJASAMA: Penandatanganan pakta integritas pejabat Diskumperindag di Aula Kantor Diskumperindag, Kamis (16/1).(MARIA NOVENA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KERJASAMA: Penandatanganan pakta integritas pejabat Diskumperindag di Aula Kantor Diskumperindag, Kamis (16/1).(MARIA NOVENA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN  – Bupati Semarang mengingatkan Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdaganan (Diskumperindag) untuk aktif menjalin kerja sama dengan sektor lain guna meningkatkan laju ekonomi daerah. Khususnya Pariwisata yang berpotensi tinggi di Kabupaten Semarang.

Bupati Semarang Mundjirin mengatakan perlu adanya terobosan program kegiatan terpadu. Ia menilai masyarakat yang kecenderungan perniagaan secara online, diminta promosikan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lewat internet.

“Jadi para wisatawan yang berkunjung dapat menikmati kekayaan kuliner dan membawa oleh-oleh khas. Sinkronisasi ini harus terus dibina untuk mendukung pendapatan dari sektor ini. Potensinya tinggi,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang usai acara, Kamis (16/1).

Sementara itu Kepala Diskumperindag Heru Cahyono melaporkan pihaknya terus berupaya meningkatkan pendapatan daerah dari sektor perindustrian dan perdagangan. Dari retribusi jasa umum, berhasil dikumpulkan pendapatan senilai Rp 8.655.262.350. Jumlah itu melampaui target yang ditentukan yakni Rp8.323.681.000. atau 103,98 persen.

Pada tahun 2020 ini, lanjutnya, Diskumperindag mengelola anggaran belanja langsung sebesar Rp11.255.308.000,00. Anggaran itu akan digunakan untuk membiayai 44 kegiatan di empat bidang termasuk satu UPTD Metrologi Legal.”Kami akan terus mengupayakan peningkatannya pada tahun 2020,” timpalnya. (ria/bas)





Tinggalkan Balasan