alexametrics

DPRD Sepakati Tukar Aset PT Desa Wisata Indonesia

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN – Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Semarang akhirnya menyetujui tukar menukar aset pemda oleh PT Desa Wisata Indonesia (DWI).

Persetujuan hasil pembahasan panitia khusus (pansus) IX tersebut menindaklanjuti surat permohonan Bupati Semarang Nomor : 050/002780 tanggal 30 Juli 2019 perihal permohonan persetujuan tukar menukar aset pemda oleh PT DWI.

PT DWI mengajukan permohonan pemindahan aset milik Pemkab Semarang yang berada di tengah kawasan tanah yang telah dikuasai DWI agar dapat membangun tempat wisata dan menata lahan yang ada sesuai dengan izin lokasi yang telah dimiliki DWI.

Wakil Ketua Pansus IX, Sutanto mengatakan objek yang dimohonkan ada tanah (jalan) yang digunuakan sebagai akses ke kebun seluas 728 meter persegi (2,5 meter x 291 m). Letak tanah di Lingkungan Ngemplak, Kelurahan Bawen yang berada di tengah objek wisata Dusun Semilir milik PT DWI. Nilai appraisal tanah tersebut sebesar Rp 772.884.200.
“Berdasarkan hasil pembahasan setelah dilakukan pengkajian, pencermatan dan peninjauan lapangan dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, pansus IX pada prinsipnya menyepakati pemindahtanganan aset pemda berupa jalan lingkungan di Kelurahan Bawe seluas 728 meter persegi yang berada di dalam lokasi PT Desa Wisata Indonesia dengan cara tukar menukar,” katanya, Rabu (1/1).

Baca juga:  13 Nasabah Bank di Kabupaten Semarang jadi Korban Skimming

Untuk calon tanah pengganti yang diusulkan Bupati Semarang, di Lingkungan Ngemplak Kelurahan Bawen atasnama Sri Supratni seluas 1.125 meter persegi tidak disetujui. Laporan hasil Pansus IX itu kemudian dimintakan sepakat untuk menyetujui hasil pembahasan Pansus IX.

“Pelaksanaan proses pemindahtanganan tersebut agar berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selanjutnya DPRD akan menetapkan rekomendasi DPRD Kabupaten Semarang kepada bupati atas hasil laporan Pansus IX,” timpal Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening.

Sementara itu, Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan rekomendasi Pansus IX akan menjadi pedoman dalam mencari tanah pengganti yang berbeda dari yang diusulkan. Oleh PT DWI telah disediakan sesuai pembahasan pansus. (ria/bas)

Baca juga:  Desak Legalisasi Angkutan Wisata

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya