Genjot Strategi Pertanian Jateng

179
INOVASI: Sosialisasi Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) yang diadakan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah di Karangjati Bergas Kabupaten Semarang pada Selasa (26/11) siang. (MARIA NOVENA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
INOVASI: Sosialisasi Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) yang diadakan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah di Karangjati Bergas Kabupaten Semarang pada Selasa (26/11) siang. (MARIA NOVENA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN – Kementerian Pertanian (Kementan) Bidang Lingkungan Pertanian datangi Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah bahas Sosialisasi Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani).

Pending Dadih Permani Staf Ahli Kementerian Pertanian (Kementan) Bidang Lingkungan Pertanian mengatakan Kostratani berperan sebagai pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat pembelajaran, pusat konsultasi bisnis, dan pusat pengembangan kemitraan. Ia juga menjelaskan tujuan dari Kostratani.

“Tujuan jangka panjang kostratani ialah mengoptimalkan tugas, fungsi, dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang usai acara, Selasa (26/11).

Dadih juga menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian (Kementan) menerapkan Kostrani dicetuskan oleh Menteri Pertanian (Mentan).  Program jangka pendek Kostratani ialah meningkatkan penguatan sarana-prasarana, kelembagaan, kapasitas Sumber Daya Manusia, dan penyelenggaraan pembangunan pertanian di tingkat kecamatan.

“Pada 2019 penumbuhan 534 kostratani yakni 400 Kostratani, 100 Komando Strategis Pertanian Tingkat Daerah (Kostrada), dan 34 Komando Strategis Wilayah (Kostrawil),” tambahnya.

Kepala BPTP menggandeng Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pertanian Provinsi, Kabupaten, maupun BPP dan mengharapkan dukungannya agar mendorong agar program Kostratani ini berjalan mulus.

Sementara itu Kepala BPTP Joko Pramono mengupayakan program yang ada dari pusat guna meningkatkan sektor pertanian di Jawa Tengah sendiri. (ria/bas)