alexametrics

Hanya Gunakan Cangkul untuk Dalami Temuan Situs Yoni Bedono

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN – Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU) sepakat membongkar proyek pelebaran jalan Jambu. Pembongkaran terkait penemuan batu tua yang memanjang ke arah Tenggara-Barat Laut dan memiliki tiga tingkat.

Bagian paling dasar sekitar panjang struktur 60 cm, lebar 27 cm, dan tinggi 13 cm. Tengah dengan panjang struktur lima meter. Dengan ukuran batu lebar 33 cm, tinggi 6,5 cm. Dan bagian paling atas memanjang hingga empat meter dengan ukuran lebar 13 cm, dan tinggi 16 cm.

“Kemarin sudah kami kaji menghasilkan solusi konkret berdasarkan rekomendasi dari BPCB Jawa Tengah dan TACB Kabupaten Semarang. Ini sudah mulai dibongkar jalannya untuk mengambil situs batu tua tersebut. Pekerja bisa melanjutkan pengalian,” ungkap Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Semarang Tri Subekso, Selasa (12/11).

Baca juga:  Tercatat sebagai Petilasan Agung Sunan Kalijaga

Tidak ada alat berat yang digunakan untuk menghancurkan aspal. Hanya menggunakan pemecah batu manual dan cangkul. Pihaknya juga belum mengetahui sampai kapan pengalihan batu tua selesai. Ia mengatakan pengerjaan tersebut akan melalui tahapan. “Nanti juga batu tua yang sudah kami angkat hanya ditutup dengan tanah biasa bukan bongkahan,”lanjutnya.

Salah seorang warga sekitar Sri Yuyun yang kerap melintasi depan Situs Yoni Bedono mengatakan selama ini tidak ada yang tau terkait lokasi batu tua tersebut. “Pekerja sudah dari kemarin ada disitu. Sangat disayangkan peninggalan sejarah baru diketahui setelah daerah sini padat penduduk,”katanya. (ria/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya