alexametrics

Kampanye Hitam Masih Mengancam

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN – Menghadapi Pilbup 2010, masyarakat diminta berhati-hati dengan kampanye hitam. Sikap dewasa warga Kabupaten Semarang sangat perlu termasuk dalam penggunaan media sosial.

“Hindari kampanye hitam yang membuka aib calon lawan. Lakukan pertarungan politik dengan santun dan menjaga persatuan agar pemilihan (bupati dan wakil bupati) berjalan aman dan lancar,” ungkap Bupati Semarang Mundjirin usai acara pendidikan politik Jumat (4/10).

Ia juga menilai berita hoaks yang ada di media sosial harus diwaspadai masyarakat. Jangan mudah terhasut ketika mengikuti pertemuan yang diselipkan politik juga ditekan.”Waspadai hoaks dan kampanye hitam yang dapat memecah belah persatuan. Pilbup adalah sarana untuk mencari pemimpin yang baik dan membawa kesejahteraan. Bukannya ajang untuk saling menjatuhkan dan merusak kerukunan antar unsur masyarakat yang telah terjalin selama ini,” lanjutnya.

Baca juga:  Lupa Matikan Kompor, Rumah Ludes

Diakui olehnya, pada pemilihan umum serentak tahun 2019 lalu partisipasi pemiilih di Kabupaten Semarang terhitung tinggi yakni sekitar 86 persen. Namun dari data itu masih ada sekitar 150 ribu pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya. Dia berharap para peserta kegiatan pendidikan politik ini dapat mengajak warga sekitarnya untuk menggunakan hak pilihnya saat Pilbup 2020 mendatang.

Sementara itu terpisah pengamat politik dan dosen Fisipol Undip Semarang M Yuliyanto mengatakan masyarakat harus berfikir rasional. Mengenali calon juga dirasa perlu terutama untuk mahasiswa pemilih pemula.

“Para pemilih harus rasional. Mereka harus bisa menyeimbangkan antara pilihan dan keinginan serta harapan kepada para calon. Singkatnya, pilihlah yang kebaikannya lebih banyak karena pasti ada kelebihan dan kekurangannya,” pungkasnya. (ria/bas)

Baca juga:  Jamin Stok Komoditas Aman Jelang Nataru

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya