alexametrics

3.428 Bendera Dicuci dan Dijemur Bareng

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Sebanyak 3.428 siswa dari jenjang SD sampai SMK memperingati HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mencuci bendera merah putih bersama. Kegiatan berlangsung di Taman Bambu Runcing, Temanggung Kamis (4/7). Air yang digunakan untuk mencuci diambil dari tujuh sumber air di Temanggung.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Agus Sujarwo menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk penyemangat mengingat jasa para pahlawan dan menumbuhkan kembali rasa nasionalisme.

“Kenikmatan untuk merayakan kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia, maka hari ini kita tandai untuk bersemangat bersama-sama mencuci bendera merah putih, bendera yang sangat kita banggakan, bendera yang diraih oleh pahlawan, dengan segala perjuangan, mengorbankan harta, jiwa, dan raga,” katanya.

Baca juga:  Terdampak Banjir Rob Semarang, 13 Perusahaan di Tanjung Emas Belum Beroperasi

Agus bersama 6 perwakilan tokoh setempat secara simbolis memulai aksi mencuci bersama. Bendera yang mereka bawa dimasukkan dalam gentong yang berisi air dari tujuh sumber sebagai simbol persatuan. Yakni Sendang Situk, Tuk Budaya, Liyangan, Tuk Pringapus, Sendang Sidukun, Umbul Jumprit, dan Tuk Mulya.

Mereka lantas mencuci bendera dan diikuti ribuan siswa. Bendera kemudian dijemur di tali pramuka berwarna putih yang telah terpasang di lokasi acara. Sebagian ada yang menjemur bendera di halaman SMK Bumi Phala.

Kepala SMK Bumi Phala S. Purwanto menuturkan, filosofi dari mencuci bendera ini adalah menanamkan rasa nasionalisme. Sebab, bendera adalah identitas nasional yang harus dijaga. Generasi sekarang tidak perlu mencari kemerdekaan karena sudah diperjuangkan oleh pahlawan, kini tinggal merawatnya. “Paling kecil, merawat identitas negara terlebih dahulu. Sehingga nanti akan berkembang ke yang lain,” katanya.

Baca juga:  Polisi Bongkar Prostitusi Online di Semarang, Layani Threesome dengan Tarif Rp 3 Juta

Salah satu siswa SMK kelas 12 Alissa Nur Hanisah mengaku senang bisa mengikuti kegiatan ini. “Jadi tambah semangat nasionalisme. Sebelumnya juga belum pernah mengikuti kegiatan semacam ini. Ini pertama kali bagi saya. Bareng-bareng dan banyak siswa juga,” katanya. (din/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya