alexametrics

Dua Minggu, Jalan Desa Tertutup

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Curah hujan yang sangat lebat dengan intensitas tinggi menyebabkan longsor. Jalan penghubung Desa Sucen dan Desa Krempong, Kecamatan Gemawang tertutup longsor. Longsor terjadi pada Minggu (26/6) pukul 17.00 WIB. Hingga kemarin, material longsoran belum tuntas disingkirkan.

Tanah longsor menyebabkan tebing dengan tinggi 70 meter dan lebar 50 meter di Desa Krempong, Kecamatan Gemawang, Temanggung longsor. Material longsor mengakibatkan jalan tidak bisa dilalui pengendara roda 2 maupun roda 4. Longsor ini merupakan longsor susulan.

Kasi Penanganan Darurat dan Logistik BPBD Temanggung Priyo Harjanto menuturkan, untuk membersihkan tanah longsor tersebut, BPBD berkoordinasi dengan pemerintah desa, Polri, TNI, dan instansi terkait untuk alat berat. Dia mengatakan proses pembersihan diselesaikan menggunakan alat berat dan sudah berlangsung selama 2 minggu ini.

Baca juga:  Tari Mutiara, Refleksi Nasib Petani Bawang Putih yang Merana karena Harga Anjlok

Diperkirakan, jalan baru bisa dilalui kendaraan bermotor pada Rabu (6/7) ini. Kerugian yang dialami mencapai Rp. 32.400.000 dan ada lahan pertanian warga yang tertimpa longsoran.

“Ada lahan tanaman cabai milik warga tertimbun tanah longsor. Jalan yang tertimbun sepanjang 70 meter. Sehingga warga yang ingin melintas harus muter sejauh 3 km. Kendala, ini jalan hanya satu-satunya,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Magelang di Kantor BPBD Temanggung Selasa (5/7). (din/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya