alexametrics

Ayam Pelung, dari Desa ke Desa Lagi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Halaman GOR Bambu Runcing Temanggung Minggu (3/7) terasa meriah. Suara kokok ayam bersahutan. Suara yang melengking dan panjang. Ada sekitar 200 ayam yang mengikuti Kontes Ayam Pelung Bumi Phala Cup 3 yang digelar oleh Himpunan Peternak Penggemar Ayam Pelung Indonesia (Hippapi) Kabupaten Temanggung.

Peserta berasal dari berbagai daerah. Yakni, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Jawa Barat dan Lampung. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung Joko Budi Nuryanto.

Ketua Hippapi Kabupaten Temanggung Wawan Supri mengatakan, kontes tersebut dibuka untuk khalayak umum dengan mendaftar langsung di lokasi. Lomba ini mendatangkan juri nasional, diantaranya dari Cianjur, Sragen, Kediri dan Semarang. Juri terdiri dari, 3 juri seni suara, 1 juri penampilan, dan 1 koordinator juri.

Baca juga:  Ngabuburit di Pasar Tani Kranggan

“Kriteria penilaian, ada pakem dasar suara tertentu yang harus ditaati, meliputi angkatan, tengah, ujung, intonasi dan serasi. Semoga kegiatan ini dapat menumbuhkembangkan minat untuk beternak ayam pelung, sesuai slogan Dari Desa ke Desa Lagi,” tuturnya.

Joko Budi Nuryanto memberikan apresiasi atas kegiatan ini. Di era wabah PMK ini, dia mengimbau harus mulai berpikir bahwa penyediaan daging tidak hanya dari daging hewan berkaki empat, tapi juga mulai dari hewan berkaki dua. Sebab, ayam dengan segala jenisnya sangat luar biasa dan mempunyai potensi di Kabupaten Temanggung.

“Seluruh peserta saya harap untuk selalu menjaga kesehatan ayam dengan melakukan vaksinasi dan pemeliharaan kesehatan ayamnya dengan lebih baik lagi, mengingat kejadian 10 tahun yang lalu pernah muncul Avian Influenza,” katanya. (din/ton)

Baca juga:  Tebing Setinggi 10 Meter Longsor

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya