alexametrics

99,6 Persen Ortu Siswa Setujui PTM

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Temanggung melakukan survei pembelajaran tatap muka (PTM). Sebanyak 99,6 persen orang tua siswa di Kabupaten Temanggung, menghendaki PTM berjalan penuh atau 100 persen.

Kepala Disdikpora Temanggung Agus Sujarwo menuturkan, survei tersebut diambil dari sekitar 43.000 orangtua siswa. “Dengan hasil survei tersebut maka PTM 100 persen di semua jenjang pendidikan di Kabupaten Temanggung mulai dilaksanakan pada awal tahun ajaran baru 2022,” tuturnya. Selama ini pelaksanaan PTM di Kabupaten Temanggung masih berlangsung 50 persen.

Agus mengatakan, hasil survey ini sudah dilaporkan ke bupati Temanggung. Bupati telah menyetujui dengan mengeluarkan surat edaran tentang PTM 100 persen di Kabupaten Temanggung.

Baca juga:  Cadangan Vaksin di Temanggung Tinggal 9.000 Dosis

Dijelaskannya, pemberian vaksin Covid 19 dosis 1 dan 2 untuk guru sudah mencapai 99,7 persen. Sebanyak 0,3 persen tidak mendapatkan vaksin karena alasan kesehatan tidak bisa divaksin. Sedangkan para siswa sudah 100 persen vaksinasi dosis 1 dan 2. “Sesuai kalender pendidikan maka tahun ajaran baru dimulai pada 11 Juli 2022,” jelasnya.

PTM 100 persen di awal tahun ajaran baru juga siap digelar di Kabupaten Magelang. Kendati demikian, sejumlah langkah preventif tetap diberlakukan. Saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang sedang menggodok terkait aturan tersebut.

Bupati Magelang Zaenal Arifin mengungkapkan, ada kemungkinan tahun ajaran baru 2022 100 persen PTM. Saat ini sedang dilakukan kajian khusus oleh Dinkes dan Disdikbud.

Baca juga:  Masih Banyak Warga Langgar Prokes

“Insya Allah tahun ajaran baru, KBM (kegiatan belajar mengajar) bisa 100 persen,” kata Zaenal Arifin.

Meski PTM 100 persen, kata dia, namun juga memperhatikan kesiapan sekolah masing-masing. Terutama dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah. selain itu juga memperhatikan tren kasus Covid-19. “Tetap harus menjaga. Antisipasi varian baru,” tuturnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinkes Kabupaten Magelang Bela Pinarsi mengaku masih menunggu laporan dari Disdikbud. Karena masih mempertimbangkan hasil PTM sekolah yang belum menyentuh 100 persen. “Laporannya masih kami tunggu. Kita koordinasikan sesuai arahan Bupati,” tuturnya. (din/mia/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya