alexametrics

Siap Terima Satu Juta Pemudik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, TEMANGGUNG – Arus mudik di Kabupaten Temanggung diperkirakan bakal membludak. Hal ini didasari bahwa sudah dua tahun terakhir tidak ada mudik lantaran pandemi Covid-19, sehingga ada euforia tersendiri bagi masyarakat saat tradisi mudik diperbolehkan oleh pemerintah.

“Diperkirakan di seluruh Pulau Jawa saja ada sekitar 85 juta orang, di mana Jawa Tengah mungkin sekitar 20-an juta. Diperkirakan yang akan masuk Temanggung sendiri sekitar 850 ribu sampai 1 juta orang,” kata Bupati Temanggung HM Al Khadziq.

Menurutnya, angka mudik yang diperkirakan mencapai 1 juta jiwa ini memang tidak semua warga asli Temanggung. Namun, ada pemudik yang melintas lewat Temanggung lantaran wilayah Temanggung merupakan daerah perlintasan.

Baca juga:  Berlakukan One Way dan Ganjil Genap

Jumat (22/4) diselenggarakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2022 di halaman Mapolres Temanggung. Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo menyatakan Pemerintah Kabupaten Temanggung siap menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini.

“Kita itu daerah perlintasan, banyak yang akan melintas Temanggung. Namun demikian karena Temanggung daerah perlintasan dan sangat rawan dari sebaran Covid, jadi tetap harus meningkatkan kewaspadaan,” katanya.

Selain itu, Pemkab Temanggung juga memastikan bahan kebutuhan masyarakat seperti BBM, LPG, minyak goreng, dan sembako lainnya agar tercukupi. Sebab dengan meningkatnya arus mudik ini tentu akan meningkatkan konsumi pangan dan energi di masyarakat, termasuk listrik.

Kapolres Temanggung AKBP Burhanuddin menuturkan, pihaknya menyiapkan personel yang hari ini sudah mulai berjaga atau bertugas di pos-pos pantau. Kali ini tidak akan ada penyekatan kendaraan, hanya ada pengecekan secara acak terkait sudah vaksin atau belum. Total ada 405 personel yang akan bertugas di 3 pos pelayanan, 1 pos pengamanan dan 1 pos terpadu.

Baca juga:  Terminal Madureso Temanggung Masih Sepi Pemudik

“Inti dari operasi ini adalah bagaimana masyarakat nyaman, aman, melaksanakan Lebaran. Kedua, penyebaran Covid-19 bisa tertangani dengan baik, sembako bisa terkendali dan ada di tengah masyarakat,” terangnya. (nan/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya