alexametrics

Satgas Pangan Intensif Pantau Distribusi Sembako

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Tim Satgas Pangan akan mengintensifkan pengawasan distribusi sembilan bahan pokok (sembako) pada momentum Ramadan ini. Menyusul meningkatnya aktivitas jual beli di Kabupaten Temanggung.

“Kami akan mengawasi dan mengantisipasi agar jangan terjadi kelangkaan maupun penimbunan, atau hal-hal yang merugikan masyarakat maupun pedagang,” terang Kapolres Temanggung AKBP Burhanuddin akhir pekan kemarin.

Menurut Burhanuddin, hasil pengecekan stok minyak goreng kemasan di toko-toko swalayan dan pasar tradisional masih cukup berlimpah, dengan harga yang disesuaikan dengan mekanisme pasar. Berbeda dengan minyak goreng curah, stoknya tidak banyak dan masih terjadi kelangkaan.

Pihaknya akan terus mengawasi jalur distribusi minyak goreng, memastikan stok di pasaran, terutama di pasar-pasar tradisional, dan memastikan tidak ada penimbunan minyak goreng curah di Kabupaten Temanggung.

Baca juga:  Kota Magelang Sabet Penghargaan APE yang Kesebelas

“Pemantauan dilakukan setiap hari. Tim kami turun ke lapangan, kalau memang ada kejanggalan atau permasalahan maka akan dicari solusi yang terbaik,” terangnya.

Berdasarkan hasil pantauan hingga pekan kedua Ramadan ini, kata Kabid Perdagangan Dinkopdag Temanggung Eny Soelistyowati, beberapa harga kebutuhan pokok khususnya daging dan sayuran mengalami kenaikan rata-rata Rp 500.

Dicontohkan cabai rawit hijau yang semula Rp 35 ribu per kilo naik menjadi Rp 40 ribu. Bawang kating semula Rp 30 ribu naik menjadi Rp 35 ribu. Serta daging ayam Rp 32 ribu per kilo naik menjadi Rp 35 ribu per kilo.

“Rata-rata kenaikannya Rp 5 ribu. Komoditas lain seperti gula pasir, daging sapi masih tetap harganya. Telur ayam justru turun dari Rp 25 ribu menjadi Rp 23 ribu,” katanya, Minggu (10/4). (nan/zal)

Baca juga:  Tinjau BLK, Wali Kota Magelang: Kalau Pantang Menyerah Pasti Berhasil

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya